Indahnya Gua Maharani di Lamongan

09 Juli 2013 19:18:13 Diperbarui: 24 Juni 2015 10:47:12 Dibaca : Komentar : Nilai :
Indahnya Gua Maharani di Lamongan
Beberapa bulan yang lalu publik sempat dihebohkan dengan seorang wanita yang bernama Maharani dari Jakarta  terkait dengan kasus skandalnya dengan tokoh partai politik. Tetapi berbeda dengan nama Maharani yang satu ini.
Maharani yang berasal dari daerah Lamongan dan juga menghebohkan publik ini adalah nama sebuah gua yang berada di kawasan wisata Zoo dan Gua Maharani.
Selain karena memiliki berbagai bentuk stalaktit dan stalakmit yang indah, penataan cahaya di dalam gua yang menimpa bebatuannya meruapakan sebuah pesona keindahan tersendiri. Nama Maharani  memang identik dengan sosok dan nama seorang putri atau wanita yang cantik dan menawan.
Untuk masuk ke wisata ini tiket masuknya Rp 30.000 per pengunjung yang bisa menikmati semua wahana di  kawasan ini, termasuk juga Zoo Maharani dengan berbagai satwanya.
Tiket masuk itu bisa naik menjadi Rp 40.000 saat musim liburan.Seperti halnya nama Maharani yang berarti cantik, gua yang berada di kecamatan Paciran dalam kompleks wisata Maharani Zoo dan Goa ini memang benar-benar sangat cantik dan menawan.
Lokasinya berada di bagian tengah kawasan wisata Maharani yang  berdekatan dengan  wahana White Lion dan  Gallery Gem Stone.
MENGAGUMKAN !
Begitulah impresi atau kesan pertama yang terucap ketika melangkahkan kaki memasuki  gerbang Goa Maharani yang berhias ornament  sepasang Naga yang bermahkota  di sebelah kanan dan kirinya.
Betapa tidak, di belakang gerbang masuk itu membentang hamparan berbagai stalaktit dan stalakmit yang menarik.Pendaran  bearneka warna cahaya  lampu penerang  dengan penataan yang artistik dan sangat kuat  semakin  memperindah tampilan  dan suasana di dalam gua.

Lorong dan relung dalam Gua Maharani cukup luas. Di antara bebatuan stalaktit dan stalakmitnya itu tampak rembesan air yang menetes tiada henti.

Prof Dr. KRT. Khoo , ahli perguaan internasional dari Yayasan SpeleologiIndonesia di Bogor dalam penelitiannya mengatakan bahwa stalaktit dan stalakmit di gua Maharani masih tumbuh denganpertumbuhannya mencapai sekitar 1 Cm per sepuluh tahun.

Menurutnya, keindahan gua Maharani ini bisa disejajarkan dengan Gua Altamira di Spanyol, Gua Mamonth diAmerika Serikat dan Gua Carlsbad di Perancis.

Goa Mahara­ni ditemukan pada tanggal 6 Agustus 1992 oleh 6 penggali tanah coral  yaitu bahan fosfat dan pupuk dolomit . Luasnya kurang lebih 2.500 m2 dengan kedalaman 25 m dari permukaan tanah. Gua Maharani diresmikan sebagai obyek wisata pada tanggal 10 maret 1994 oleh Bupati Lamongan yang saat itu dijabat olehMuhammad Faried.

Menikmati keindahan relung dan lorong Gua Maharani  dengan meniti  lintasan jalan  yang disemen di dalam  gua sungguh sangat menakjubkan.

Apalagi beberapa stalaktit dan stalamit itu memiliki bentuk-bentuk yang unik seperti bunga, mahkota, tanaman, gigi dan sebagainya.

Namun sayang karena ternyata lorong di dalam gua Maharani tidak terlalu panjang dengan bentuk yang memutar.

Karena itu banyak pengunjung yang melintasi lorong itu lebih dari sekali karena tidak sadar dan menganggapnya sebagai bagian lorong lanjutan di Gua Maharani.

Untuk masuk atau keluar gua Maharani melewati gerbang yang sama yang dengan  ornamen NagaBermahkota. Ada rasa prihatin ketika melihat ornament Naga itu.

Di satu sisiornamen itu mungkin dibangun untuk mendramatisir Legenda tentang Gua Maharani dengan kisah Istana Maharaninya yang gemerlapan dan dijaga oleh sepasang naga raksasa yang bermahkota.

Namun di sisi lain, ornamen yang terkesan  dipaksakan sebagai pemanis tampilan  itu sebenarnya justru merusak keindahan alami  Gua Maharani. Melangkahkan kaki keluar dari Gua Maharani terasa meninggalkan kenangan yang kuat tentang pesona keindahannya.

Rasanya sebuah kerinduan yang abadi untuk bisa kembali datangdan berwisata lagi ke Gua Maharani.

Heri Agung Fitrianto

/jelajah_nesia

TERVERIFIKASI

Penikmat wisata dan perjalanan yang tinggal di Kota Tuban - Jawa Timur.
Artikel2 perjalanan saya yang menarik lainnya bisa Anda baca di blog saya : http://jelajah-nesia2.blogspot.com dan http://jelajah-nesia.blogspot.com

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article