Hati Seluas Samudera

06 Desember 2012 00:10:53 Dibaca :

Show must go on ... Semua peran sudah dibagikan,skenario telah tersampaikan dan panggung kehidupan mulai berjalan ... Cerita kehidupan laksana air hujan yang turun dari langit,mengalir pada kerendahan hati para pemeran kehidupan, Dan tempat paling rendah mengalir di lautan, di sinilah akhir cerita yang kan menguap bersama cahaya ... Menuju ke angkasa, Menuju langit, Dan semua pun kembali ke awal ... Wahai musafir lalu , Mengalirlah bersama air, Turunlah dari gunung tinggi kesombonganmu ... Ikutilah fitrahmu untuk meluaskan samudera di dalam hati,dengan segala kerendahan yang ada. Dan biarkan cahaya mentari membawamu ke tempat yang lebih tinggi ... Wahai musafir lalu, Bukankah gunung pun akhirnya meletus karena kesombongannya ... Laut pun mengundangmu dengan tsunaminya ... Kenapa kau berusaha menolak peran yang telah dibagikan? Skenario tak kan bisa diubah,masihkah kau mempertanyakan semuanya ... Untuk apa kau mencemari sungai di hatimu,hanya menghambat laju jalanmu ... Banjir pun datang karena kekotoranmu ... Sucikanlah, Bersihkanlah, Rendahkanlah hatimu ... Agar kau tenang di lautan, Agar hatimu seluas samudera, Dan kau pun dikembalikan bersama cahaya, Ke tempat yang lebih tinggi, Tempat yang sepantasnya untuk dirimu yang suci ... Begitulah janji yang tak pernah diingkari, Dari Yang Maha Suci, Dari Yang Maha Tinggi ...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?