Jangan Suka Mencaci Orang dengan Kata-kata Penipu Pembohong dll Sebagainya!/Apakah Kita Semua Sudah Benar!

18 Agustus 2012 21:59:55 Dibaca :

SAYA INGIN MENANGGAPI BEBERAPA ORANG YANG PRO DAN KONTRATERHADAP PROGRAM YANG MENGATAS NAMAKAN UST  YUSUF MANSUR. SEBAGAI BAHAN PERDEBATAN. SAYA NILAI HUJATAN ANDA TERLALU BERLEBIAHAN DAN TERKESAN SARA. DIBAWAH INI SAYA KUTIP SEBUAH TULISAN DARI SESEORANG YANG TIDAK SETUJU DENGAN DENGAN HUJATAN KEPADA MEREKA YANG MENGIKUTI PROGRAM TERSEBUT. SAYA TANYA KEPADA KITA SEMUA! DIMANA SALAH NYA JIKA ORANG INGIN BERBAGI DAN MENOLONG SESAMA NYA.DI BNDEL TERSEBUT TOH TIDAK ADA PAKSAAN! COBA ANDA BACA BERITA DI BAWAH INI YANG DI TULIS OLEH SESEORANG DI KOMEMTAR HIDAYAHTULLAH. KESALAHAN YANG SAYA LIHAT DISINI YANG SAYA LIHAT ADALAH KARENA MENGATAS NAMAKAN SESEORANG.HANYA ITU YANG PERLU DIROBAH.

Assalammualaikum wr.wb.

Program investasi sedekah ini tidak ada unsur penipuan asal yg ikut jujur dan adil. peserta tertinggi malah bisa digusur peserta baru, jadi ada batas penerimaan sedekah. Ini adil !
modal setoran hanya 80 ribu, selebihnya biaya fotocopy selebaran untuk disebarkan.

Jutaan laki2 terkadang menghabiskan 300 ribu perbulan hanya untuk rokok, bagaimana kalau setengahnya dipakai untuk ikut program ini? Malah ikut beribadah dengan meng-kampanye-kan ajaran sedekah.

Sedekah adalah salah satu obat bagi bangsa Indonesia yg sudah banyak sakit moral, keadilan dan kejujuran.

Allah SWT sudah mengingatkan bahwa sifat dasar sebagian manusia adalah kikir dan tidak suka melihat orang lain sukses. Kenapa program ini yg mengajak untuk kesuksesan bersama malah disalahkan?

Jika ada orang yg menentang program ini, maukah orang itu yg menentang tidak mempunyai tabungan di Bank yg mendapat riba? Ingat, riba atau bunga bank adalah hal yg diharamkan Allah SWT untuk menjadi harta kita.
Jika menabung pada Bank pasti kena riba, ikut Sham/obligasi bersifat judi, ikut Multi Level Marketing harus bayar uang starter pack diatas 200 ribu, disuruh jual barang, disuruh cari bawahan, lalu yg diatas makin kaya, yg dibawah makin nyungsep, TIDAK ADIL !!!

mengenai foto ustad mansyur, selebaran itu hanya mengutip isi buku dan dakwah beliau dan selebaran itu malah ikut menyebarkan dakwah beliau tentang ajaran sedekah, jadi tidak salah. Yg penting kan tidak menjelekkan dakwah beliau.
kalau dibilang menumpang nama dan kena tuntut, kenapa jutaan keturunan ulama2 terkemuka lain di dunia tidak menuntut orang yg memasang nama dan foto ulama2 tersebut untuk kepentingan mereka ?

Disini malah ustadz Yusuf Mansyur yg diuntungkan dengan penyebaran inti dakwah beliau tentang ajaran sedekah…
Orang yg kekurangan harta sangat dianjurkan ibadah bersedekah apalagi orang yg berkelebihan harta, sesuai fiman Allah dalam => “… Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (QS Ath Thalaaq : 7)

” Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. ”
( QS Al – Baqarah : 261 )

Karena Allah SWT menjanjikan balasannya => ” Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.” ( QS Al – Baqarah : 265 )

“ Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yg (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” ( QS 65. Ath Thalaaq : 3 )
Jangan pernah takut pada manusia yg mencibir / mencela tindakan kita untuk bersedekah karena Allah SWT berfirman => “ (Orang-orang munafik itu) yaitu orang-orang yg mencela orang-orang mukmin yg memberi dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yg tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan untuk mereka azab yang pedih.” (QS At-Taubah : 79)

“Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan… Kecuali ia bertambah… bertambah… bertambah… ” (HR. Tarmidzi)

“Siapa yang memberi pinjaman kcpada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan balasannya dan baginya pahala yang mulia.” (QS. Al-Hadid 57:11)

“…dan (janganlah kamu takut kepada kemiskinan karena membelanjakan Harta di jalan Allah)…” (QS. AI-Baqarah 2:245)

“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yg sempurna) hingga kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai…” (QS. Ali-Imran 3:92)

“Ingatlah, kamu ini orang2 yang diajak menafkahkan hartamu pada Jalan Allah. Maka diantara kamu ada orang yg kikir, dan siapa yg kikir sesungguhnya dia hanya kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah lah Yang Maha Kaya sedang kamulah orang2 yg membutuhkan-Nya…” (QS Muhammad : 38)

“Dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba-Nya, selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

Perbanyaklah SEDEKAH, karena di dalamnya terdapat KHASIAT :

 Menyembuhkan berbagai penyakit terutama penyakit hati (iri, dengki, kikir dan lain2).
 Melapangkan rejeki dan menenangkan hati & jiwa.
 Menjauhkan dari segala macam kesulitan & masalah.

Seorang konglomerat Indonesia yg berpenghasilan bersih 1 milyar rupiah sebulan, beliau memberikan resep suksesnya : bahwa beliau tidak pernah menolak setiap orang yg datang minta bantuannya karena beliau anggap orang yg datang minta bantuan kepadanya adalah jalan pintu berkah, bukan beban !!!

Dan Allah SWT memberi peringatan keras kepada manusia yg berpedoman pada Al-Qur’an =>
” Hai orang-orang yg beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yg telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yg pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yg zalim.” (QS Al-Baqarah : 54)
Pahami dulu isi selebaran itu, baru komentar !
Semuanya kembali kepada diri kita sendiri untuk membuka mata hati kita (bagi manusia yg masih menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya), untuk berkeyakinan “Positive Thinking”, berserah diri kepada Allah SWT, bahwa Allah SWT akan memberikan balasannya dalam bentuk apapun dan Allah SWT akan membalas dengan balasan yg tidak dikurangi sedikitpun bahkan dilebihkan sampai batas tak berhingga jika Allah berkehendak, sesuai Janji – Nya.
Wallahu’alambissawab.
Subhanallah …

Perhatian :

Program ini hanya untuk manusia yg masih percaya kejaiban sedekah dan manusia yg masih berpedoman pada Al-Qur’an.

Program ini tidak berlaku bagi orang yg Bakhil (pelit), kikir , tidak suka melihat orang lain makmur atau memendam harta seakan2 akan dibawa mati. maka hartanya kelak akan dikalungkan kelehernya di hari kiamat !!!!!

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?