Evita Yolanda
Evita Yolanda Dokter Muda

Kulihat banyak lukisan di langit pemahaman.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Tuhan, Ampuni Kami Para Pemabuk

2 Juli 2017   20:26 Diperbarui: 2 Juli 2017   20:33 99 1 0
Puisi | Tuhan, Ampuni Kami Para Pemabuk
Ilustrasi. Sumber: http://www.message4muslims.org.uk

Tuhan, ampuni kami para pemabuk.

Melempar pemauk, memuja harta, memuas geriak-geriuk.

Pernahkah gagas terpikir? Yatim miskin menyiuk.

Dingin menusuk, makan tak berlauk?


Tuhan, ampuni kami para pemabuk

Kuasa untuk membekuk, semua membungkuk, mengangguk

Tahta di telapak, angkuh merasuk


Tuhan, ampuni kami para pemabuk

Memuja rupa di kaca, menjadi gauk

Hilang bukankah, saat kami di liang, membusuk?


Tuhan, ampuni kami para pemabuk

Mendongak, memuja ilmu, pikiran sebesar biduk

Hanya membeda hitam-dauk, bangga menyauk

Membela katanya, niat sudah bergeser sepeliuk


Tuhan, ampuni kami para pemabuk

Malu tidakkah, saat kami di hadapan-Mu, tertunduk?


Banyak manusia sedang mabuk

Arak, tuak, anggur, berbagai bentuk

Harta, rupa, kuasa, ilmu, bagai  buduk

Membuat nurani tumbuh buluk


Wahai pikir yang mabuk, dengarlah jiwamu mengamuk!

Tuhan, ampuni kami para pemabuk.


------ EY. Palembang, 2 Juli 2017