HIGHLIGHT

Cara Iklan Membodohi Konsumen

21 September 2012 15:25:31 Dibaca :

Anda yang mungkin rutinitas kesehariannya hanya tongkrongin TV dari Sinetron sampai Gosip tentu sangat kenal dengan sederetan nama-nama artis, baik itu desas-desus kehidupan pribadinya maupun sinetron yang dibintanginya. tapi saya disini tidak sedang mengajak anda untuk bergosip ria tentang artis. Apakah anda fans berat Darius Sinatrya, Luna Maya, Ataukah Irfan Bachdim? kalau jawabnya iya, sudah pasti anda akan selalu tau semua hal tentang mereka termasuk iklan yang sedang dibintanginya.
Inilah salah satu hal yang coba dimanfaatkan oleh pemilik produk dengan menjadikan sang idola tersebut menjadi ikon dari produk mereka. lalu, apa yang menjadikan kita tertarik melihat ilustrasi iklan yang ditayangkan di TV? tidak lain karena bintang iklannya. Darius yang diilustrasikan dengan wajah yang putih dan bersih hanya dengan menggunakan salah satu produk pencuci muka, Irfan yang tetap bugar setelah meminum salah satu produk minuman, Luna yang punya
kulit mulus hanya dengan menggunakan sabun kecantikan dan bebarapa ilustrasi yang sering kita lihat di TV. Ilustrasi iklan tersebut seolah menghipnotis kita, kalau anda mau punya wajah yang putih seperti Darius, selalu segar seperti Irfan , kulit mulus seperti Luna dan Langsing seperti Jupe, anda harus menggunakan produk yang sama.
Selain dengan trik ilustrasi tersebut sang pengiklan biasanya mencoba menarik konsumen dengan merangkai kata-kata yang begitu indah dan bahkan tidak anda sadari sedang "ditipu". hanya sedikit dari pemilik produk yang bisa menjanjikan konsumennya dengan pasti terhadap hasil yang didapat dari penggunaan produknya. Anda mungkin sudah terlalu sering mendengar iklan dengan kata-kata klise "Membuat Anda Tampak". Body Lotion...(Merek)..... membuat kulit anda tampak lebih putih, Shampo ....... membuat rambut anda tampak lebih lurus dan lain sebagainya. Jadi, anda yang selama ini berharap  mendapatkan hasil yang memuaskan dari penggunaan produk-produk tersebut harus mengurut dada karena telah "tertipu". Walaupun mungkin anda berniat melaporkan salah satu produk ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), tentunya akan begitu mudah dimentahkan karena Produsen sudah berusaha memilih kata yang tepat yakni "Tampak" bukan "Menjadi" . Coba perhatikan perbedaannya "Shampo Urakarik membuat rambut anda tampak lurus" dengan "Shampo Urakarik membuat rambut anda menjadi lurus".


Satu hal yang harus kita sadari bahwa sang Artis yang menjadi ikon sudah pasti  memang dari awal bukan karena produk tersebut, misalnya Darius tentunya berwajah yang putih karena memang Gen Jerman masih mengalir di darahnya. Luna berkulit mulus bukan karena ia menggunakan sabun seharga Rp.2.500 tapi karena perawatan dengan biaya jutaan rupiah. Kenapa kita dengan mudahnya menjadi korban iklan? kalau tidak mau tertipu lagi, silahkan  menjadi konsumen yang lebih selektif !

Arsyad Dumpa

/arsyaddumpa

Calon petualang yang bercita-cita jadi seorang penulis
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?