Tahapan Perubahan pada Seseorang

09 Juni 2012 01:24:46 Dibaca :

Lihatlah ke sekeliling kita, tentu ada banyak orang yang tampaknya memiliki perilaku mengganggu, biasanya tanpa disadarinya. Misalnya seseorang yang selalu cemberut, marah-marah, cuek atau memiliki kebiasaan yang buruk seperti minum-minuman keras, merokok berat dll. Secara alami dimulai dari hati nurani, kita selalu menginginan dia berubah dari kondisinya saat ini. Saat kita maju untuk membantunya banyak reaksi yang mungkin ditampilkan dan sering itu membuat kita yang ingin membantu menjadi sakit hati dan kesal dengan tanggapannya.


Reaksi kita atas tanggapan buruknya akan lebih mudah kita pahami dan perbaiki jika kita memahami adanya tahapan perubahan. Di tahun 1992, Prochaska, DiClemente, and Norcross membuat transtheoretical model of client change. Dalam model ini, mereka mengajukan bahwa terdapat lima tahapan dalam perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Tahapan yang selalu dialami tersebut adalah:


1. Precontemplation: individu tidak menyadari perilakunya atau tidak menyadari bahwa dia perlu berubah, dan mungkin tidak berniat berubah.


2. Contemplation: Individu mulai menyadari perlunya perubahan dan mulai berpikir serius tentang itu namun dia belum memutuskan untuk melakukannya.


3. Preparation: individu memutuskan untuk melakukan beberapa tindakan dalam waktu dekat dan mungkin telah melakukan tindakan di waktu yang lalu tapi dia gagal.


4. Action: Individu telah mulai berhasil dan terlibat dalam tindakan yang mengarah dalam hasil yang diinginkan tapi belum mencapai hasil yang sesuai dengan yang dicitakan.


5. Maintenance: individu berhasil mencapai tujuannya dan sekarang harus mencoba dalam dua sisi yakni mencegah perilaku lama kambuh dan menkonsolidasikan perubahan-perubahan yang telah dibuat pada fase action.



Apa yang bisa kita (helper, orang yang membantu) lakukan ?berikut adalah pedoman yang bisa kita pakai untuk setiap tahapannya dan bagaimana peran kita dalam setiap tahapan tersebut.



Tabel tahapan perubahan dan intervensi terkait
Tahap perubahan






Intervensi




Peran Helper







Precontemplation



Optimis dengan kemungkinan dia berubah. Berikan alasan-alasan mengapa dia perlu berubah dan melakukan langkah-langkah menangani perilakunya saat ini. Berlakulah dengan hormat dan gunakan kemampuan active listening. Bersikap bijaklah terhadap resistensinya.







Nurturing parent






Contemplation




Didik dia mengenai peroses perubahan. Kurangi ketidakuntungan atau biaya perubahan. Dukung ambivalensi klien mengenai perubahan tersebut.







Socratic Teacher







Preparation



Bantu klien mendefinisikan rencana-rencananya, maju, mengevaluasi hasil-hasil.


Berikan laternatif-alternatif. Dorong dirinya untuk bereksperimen singkat dengan perubahan.







Experienced coach






Action




Bangun pola pikir dan ketrampilan untuk mencegah kambuhnya lagi. Tinjau rencana aksi.







Consultant









Maintenance







Berikan dukungan emosional







consultant







Baca tulisan lain yang tidak ada disini di http://hipnoklinis.blog.com



Ahmad Fauzi

/afaz

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Achmad Fauzi - Psikolog, fasilitator dan hipnoterapis. Pemerhati pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.
afaz.blog.com

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?