Mohon tunggu...
zamsul bakhri
zamsul bakhri Mohon Tunggu... Planter

Seorang planter, menghabiskan waktu bersama matahari

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Copa America 2019: Target Ganda Messi

15 Juni 2019   12:06 Diperbarui: 18 Juni 2019   08:21 0 5 2 Mohon Tunggu...
Copa America 2019: Target Ganda Messi
Lionel Messi (sumber: usatoday.com)

Argentina akan memulai petualangannya di Copa America pada hari minggu esok melawan Kolombia, dengan beban terberat diberikan kepada sang kapten, Lionel Messi untuk mengantarkan Argentina merengkuh gelar internasional pertama setelah 26 tahun yang lalu Argentina memenangkan gelar Copa America terakhirnya tahun 1993.

Selepas menjadi juara tahun 1993, Argentina sempat melaju lima kali ke partai puncak namun selalu menemui kegagalan dengan Messi bermain pada empat laga final tersebut.

Meskipun telah berulang kali menjadi yang terbaik bersama Barcelona dan cukup sukses di level timnas junior dengan menjuarai Piala Dunia U-20 dan Olimpiade, namun untuk level senior, belum ada pencapaian berarti bagi pemegang 130 caps dan 67 gol tersebut.

Pemain yang sudah berusia 31 tahun tahun tersebut terus-menerus menemui kegagalan ketika memperkuat timnas. Untuk kali ini, Messi harus membuktikan dirinya bukanlah pemain spesialis klub dengan menjuarai turnamen tersebut tahun ini.

Darah muda

Skuad Argentina di perhelatan Copa Amerika tahun ini lebih banyak diisi oleh pemain-pemain muda seperti Funes Mori, Acuna dan Saravia dilini belakang serta Leandro Paredes dan Giovani Lo Celso di depan, dapat memberikan tambahan kecepatan dan energi yang sangat dibutuhkan.

Absennya Mascherano dan Gonzalo Higuain serta tidak diikutsertakannya Mauro Icardi dalam skuad diharapkan akan berimbas positif performa tim secara keseluruhan serta pada Messi dan beberapa rekan lainnya yang memiliki persoalan pribadi dengan penyerang Inter Milan tersebut.

Dengan kegagalan-kegagalan yang secara konsisten terus menghampiri timnas Argentina, ekspektasi publik tentu akan sangat besar terhadap Messi agar mampu menghentikan prestasi buruk tersebut. Namun dengan sebagian besar penghuni skuad dihuni oleh pemain-pemain muda, tekanan untuk menjadi juara tentu akan berkurang.

Tidak adanya tekanan inilah yang diharapkan pada akhirnya mampu membuat Messi dan pemain lainnya dapat tampil maksimal.

Motivasi ekstra

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2