Puisi

Puisi | Terbelenggu

5 Desember 2017   07:00 Diperbarui: 5 Desember 2017   08:36 642 1 0

Pahitnya rasa empedu

Hanya terasa di mulut saja

Ketika sudah berada dalam perut

Pahitnya berubah menjadi obat

Pahitnya rasa sikutanmu

Menggetarkan seluruh raga

Merasuk dalam jiwa

Mengacaukan aliran darahku

Sikutanmu bak belenggu

Membelenggu daya nalarku

Membelenggu kreatifitasku

Membelenggu asaku

Aku tahu itu caramu

Membersihkan aralmu

Memuluskan jalanmu

Menuju asamu

Aku ingin berujar

Aku bukan aralmu

Aku bukan bebanmu

Aku bukan penjagalmu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2