Mohon tunggu...
Yusuf Ramadhan
Yusuf Ramadhan Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Uniknya dari Para Rakyat

4 Juni 2018   12:26 Diperbarui: 4 Juni 2018   12:51 428
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Indonesia adalah tanah air kita yang dibanggakan oleh banyak orang. Kita dibanggakan oleh karena keindahan alam, tarian-tarian tradisional yang banyak dipentaskan, legenda-legenda yang telah diwariskan turun-temurun, makanan khas yang dinikmati seluruh bangsa, bangunan peninggalan yang dijadikan obyek wisata, banyak sekali yang bisa kita banggakan tentang negara yang kita cintai ini!

Jika kita buka Instagram, Twitter, Facebook, pasti akan ada yang mengaku bahwa Indonesia pantas dibanggakan. Hashtag-nya pun pasti yang keren seperti #indonesiatanahairku dan pasti diikuti dengan kutipan yang menginspirasikan generasi muda untuk membanggakan Indonesia. Tidak hanya masyarakat Indonesia saja yang membanggakan Indonesia, tapi orang luar negeri pun mengaku bahwa Indonesia memang negara yang indah. Temanku saja yang berasal dari Australia jatuh cinta dengan keindahan Indonesia!

Tapi kalau saya perhatikan, ada hal yang merusak gambaran negeri kita. Hal tersebut datang dari masyarakat Indonesia, yaitu kurang tertib!

Menurut saya, masyarakat Indonesia kurang tertib dalam banyak hal dan hal-hal tersebut adalah hal-hal yang sepele seperti mengantri.

Di sekolah, guru mengajar kami untuk mengantri. Tapi lihatlah! Dalam hitungan detik setelah keluar dari kelas, mereka sudah berebutan untuk membeli bakso di kantin.

Kenapa sih mereka tidak melakukan apa yang dinasihatkan guru? Malah saya yang ditertawakan karena saya mengantre.

Kejadian yang serupa juga terjadi saat saya menemani mama saya ke acara pernikahan tetangga. Saat kami sedang mengantri untuk bersalaman dengan pengantin, ada orang yang menerobos masuk antrian di depan kami.

Memangnya apa sih masalahnya kalau mengantri? Apa mereka sedang buru-buru karena hampir telat atau kelaparan?

Selain mengantri, hal yang menurutku perlu di perbaiki adalah merokok di sembarang tempat.

Saat saya diajak mamaku untuk makan siang di sebuah restoran setelah les piano, saya melihat ada orang yang merokok di depan bayinya sendiri.

Menurutku, ini sudah keterlaluan. Sudah tahu kalau merokok di dekat anak itu berbahaya, eh malah dilakukan. Jangan-jangan dia tidakb bisa membaca tulisan yang ada di bungkus rokok?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun