Yusuf Cahyono
Yusuf Cahyono lainnya

.Hidup Harus Berkontribusi...

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Permainan Sadis

2 Maret 2013   21:29 Diperbarui: 24 Juni 2015   17:25 463 1 1

Kugoreskan ujungnya


Menorehkan warna-warna putih


Membelah deretan panjang sebuah barisan


Garis lurus dan lengkung kuhadiahkan


Bagi mereka atas nikmat-nikmat yang terenggut


Gerombolan penjarah terbaik yang pernah ada


Di sini juga ada di sana…


_


Tinggal menikmati permainan


Ketika jejak-jejak kaki menghampiri


Dan kepala yang menyentuh batas putih


Geraknya mulai melambat


Terdiam dalam kejang


Lalu lunglaidan terjatuh


Kawan-kawannya heran


Lalu melakukan halyang sama


Dan kematian-kematian datang menjelang


_


Diantara rasa puas itu ku teringat kisah


Seorang narapidana yang bersedekah


Atas kumpulan binatang melata itu


Memberi secuil makanan


Dan membiarkan mereka bersuka cita


Dia yakin atas kebaikan sekecil itu


Akan membukan jalan terang


Bagi kehidupannya yang gelap itu


_


Ketika akhirnya ia menemukan kebenaran


Atas peristiwa kecil itu


Kepada barisan semut semut


Keyakinannya meninnggi


Bahwa rezeki tak berkurang sedikitpun


Bila ia terbagi atas rasa cinta


Akan melapangkan jalan yang terasa menghimpit


Ku terdiam….


Kuakhiri permainan sadis ini…………………..