Mohon tunggu...
Yupiter Gulo
Yupiter Gulo Mohon Tunggu... Belajar ilmu ekonomi, menekuni area manajemen. Fokus keuangan-investasi-pasar modal, HRM dan Strategic Management. Competence CRP, Finance Analis, WPPE, HRA berbasis Research. Menulis buku ajar, artikel dan jurnal. Mengajar dan belajar membuat pikiran dan hati selalu

|Belajar. Mengajar dan Menulis Mengantar Pikiran dan Hati Selalu Baru dan Muda|

Selanjutnya

Tutup

Keamanan

Tersangka Baru Dugaan Makar, Selamat buat Polri!

10 Juni 2019   16:37 Diperbarui: 10 Juni 2019   21:34 0 3 2 Mohon Tunggu...
Tersangka Baru Dugaan Makar, Selamat buat Polri!
http://batam.tribunnews.com/2

Luar biasa Polri, siang ini penuh kejutan ketika diberitakan ditetapkannya tersangka yang baru yang di duga terlibat dalam usaha makar bagi negara ini. Mengejutkan banyak pihak karena yang ditetapkan jadi tersangka bukan orang sembarangan, tetapi seorang Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Mouhammad Sofyan Jacob, yang juga mantan Kapolda Metro Jaya tahun 2001, seperti yang diberitakan oleh kompas.com.

Sebagai anggota masyarakat biasa, saya mengucapkan Selamat - Proficiat buat Polri atas prestasi barunya hari ini untuk mengumumkan tersangka baru yang selama ini terus di cara dan dikejar. Wajar diucapkan selamat, karena tentu tidak mudah bagi pihak polisi untuk menetapkan begitu saja seorang tersangka. Apalagi yang menjadi oknumnya adalah mantan petinggi di lingkungan kepolisian.

Sumber: Sindo
Sumber: Sindo

"Sudah tersangka, kasusnya pelimpahan dari Bareskrim Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/6/2019). 

Ini harus di apresiasi karena tersangka makar ini, satu persatu akhirnya ditemukan dan ditetapkan sebagai oknum yang terlibat dalam untuk diproses secara hukum lebih lanjut.

Sesungguhnya masyarakat menunggu dengan was-was, antara percaya dan tidak percaya apakah pihak polisi mampu mengungkapkan semua skenario tentang aksi-aksi yang sudah terjadi seperti kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019 yang lalu.

Mengapa masyarakat bersikap seperti demikian, karena berangkat dari pengalaman yang lalu-lalu, berbagai kasus yang sudah disaksikan publik, tetapi hingga kini masih tidak ada kejelasan apakah polisi bisa menemukan pelaku, dalang dan aktornya. Sebutkan saja mulai dari kasus penembakan mahasiswa Trisakti 1998,  penghilangan orang, kasus penyerangan pada Novel Baswedan.

Dengan ditetapkannya Sofyan Jocob sebagai tersangka baru dugaan makar, dengan demikian sudah ada beberapa yang sudah menjadi tersangka untuk diproses lebih lanjut. Masyarakat pasti semakin tidak sabar lagi agar proses hukum selanjutnya bisa dilakukan untuk memberikan kepastian hukum serta keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Penjelasan dari Kapolri Tito Karnavian tentang kecurigaan atau tuduhan seakan-akan ada skenario semua kejadian yang ada itu menjadi alasan yang sangat tegas tentang objektifitas pekerjaan dari pihak Polri untuk menetapkan siapa-siapa saja yang menjadi dalang dari rencana makar yang selama ini telah menjadi isu keamanan yang mengganggu.

Penetapan tersangka baru dugaan makar dalam diri Mantan Kapolda Metro Jaya tahun 2001 ini, memberikan pesan-pesan penting yang sedang dikerjakan dengan serius oleh pihak Polri untuk memberikan jaminan keamaman bagi seluruh masyarakat dan terjaminannya proses pembangunan kedepan.

Pertama, bahwa nampak Polri tidak pandang bulu tentang siapa saja yang memang terbukti melakukan dan mengganggu keamanan NKRI pasti akan "dilibas" dan diproses secara hukum. Ini bagian yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat tentang penegakan hukum untuk memberikan jaminan keamanan dan kedamaian.

Kedua, nampak bahwa aparat keamanan tidak akan mentolerir segala bentuk radikalisme dan terorisme yang hendak mengancam negeri ini dari kedamaian yang diharapkan oleh rakyat. Ini pesan penting bagi siapa saja yang akan memiliki rencana untuk mengganggu keutuhan negara dan bangsa ini.

Ketiga, agenda politik Pemilu yang masih berproses di Mahkamah Konstitusi hingga penetapan dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih serta anggota Legislatif menjadi sangat rawan dan menjadi peluang dan area para terorisme untuk menunggangi. Polri tentu tidak mau ambil risiko apalagi bermain-main dengan ancaman-ancaman seperti itu.

Keempat, memberikan pesan kepada masyarakat bahwa aparat keamanan Polri membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat negeri ini untuk bahu membahu melawan dan membasmi segala bentuk kekerasan, radikalisme dan terorisme yang tujuannya pasti untuk menghancurkan dan membuat susah bangsa dan negera ini.

Dikalangan publik begitu kencang diskusi yang serius tentang tersangka yang baru hari ini dalam diri Mantan Kapolda Jaya. Apa yang terjadi dengan bangsa kita, apa yang sedang terjadi di dalam tubuh para penegak hukum kita? Mungkinkah ada Sofyan Jacob yang lain?

Sekali  lagi selamat buat Polisi Republik Indonesia atas prestasi keberanian untuk menetapkan tersangka baru dugaan makar bagi negara ini. Teruslah bekerja dengan profesional, rakyat pasti mendukung semua usaha dan perjuangan Pak Polisi

YupG. 10 Juni 201o