Mohon tunggu...
Yupiter Gulo
Yupiter Gulo Mohon Tunggu... Belajar ilmu ekonomi, menekuni area manajemen. Fokus keuangan-investasi-pasar modal, HRM dan Strategic Management. Competence CRP, Finance Analis, WPPE, HRA berbasis Research. Menulis buku ajar, artikel dan jurnal. Mengajar dan belajar membuat pikiran dan hati selalu

|Belajar. Mengajar dan Menulis Mengantar Pikiran dan Hati Selalu Baru dan Muda|

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Jokowi: Negara yang Cepat akan Menguasai yang Lambat!

3 April 2019   23:34 Diperbarui: 4 April 2019   00:07 510 4 3 Mohon Tunggu...
Jokowi: Negara yang Cepat akan Menguasai yang Lambat!
famous.brilio.net

Negara besar tidak lagi menguasai negara yang kecil, tetapi Negara yang cepat akan menguasai negara yang  lambat - Joko Widodo (Debat IV Capres 2019)

Itulah salah satu inti dan jiwa strategi yang ditawarkan oleh Joko Widodo sebagai capres kalau terpilih menjadi Presiden periode 2019-2024 dalam mengelola ideologi, pertahanan dan keamanan negara, pemerintahan dan hubungan internasional dalam acara akbar KPU Debat ke IV Capres 2019 antara Prabowo Subianto versus Joko Widodo.

Benang merah pemikiran dan strategi yang ditawarkan oleh Jokowi adalah mengelola Indonesia berbasis teknologi dan cyber oriented yang diyakini sebagai cara jitu untuk mengubah wajah Indonesia lebih capat dan lebih baik sejajar dengan negara-negara maju lainnya di dunia ini.

Dunia dan tentunya Indonesia sedang menghadapi "Perang Teknologi dan Cyber" yang didorong oleh kemajuan teknologi informasi berbasis internet dan digital, yang oleh karenanya maka kecepatan, efisiensi dan penyerderhanaan akan menjadi pendekatan dalam mengelola semua kegiatan pembangunan yang akan dilakukan.

Ini tentu sangat menarik, karena mengelola, mengawasi dan mengendalikan wilayah Indonesia yang sangat luas ini, tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan dan sistem konvensional apalagi tradisional.

Mengintegrasikan wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan, hanya bisa dilakukan dengan cara yang efektif dan efisien dengan teknologi berbasis digitalisasi.

Dalam konteks demikian, maka negara yang besar akan menguasai negara kecil tidak lagi berlaku. Tetapi negara yang cepatlah yang akan menguasai negara yang lambat. Cepat dan lambat dalam hal ini difahami sebagai response terhadap dinamika dan perubahan yang terjadi dan muncul yang akan menawarkan berbagai peluang untuk dimanfaatkan oleh setiap pelaku atau setiap negara.

Sekecil apapun perubahan yang sedang dan akan terjadi harus diketahui dengan cepat oleh setiap negara. Kalau perlu, dialah yang menciptakan perubahan itu melalui penemuan dan penerapan teknologi dalam kegiatan produksi, bisnis atau dalam bidang pelayanan.

Temuan-temuan yang sifatnya inovatif bisa saja muncul dari belahan dunia manapun. Bisa saja dari sebuah negara kecil yang semula tidak memiliki sumberdaya yang signifikan, tetapi temuan yang didapat sangat mungkin akan bisa mengendalikan negara lain.

Negara dan masyarakat yang sadar akan pentingnya teknologi dalam segala aspek kehidupannya maka peluang untuk menjadi pionir, pemimpin akan sangat terbuka lebar-lebar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN