Yupiter Gulo
Yupiter Gulo Dosen

Hakekat manusia adalah memiliki rasa ingin tahu. Semakin tinggi rasa ingin tahu manusia semakin berkualitaslah hidupnya. Karena melalui rasa ingin tahu, maka banyak misteri hidup bisa dibuka.

Selanjutnya

Tutup

Karir Artikel Utama

Kenali Sinyal Kuat untuk "Resign" dari Pekerjaan Anda

21 Juni 2018   15:25 Diperbarui: 25 Juni 2018   06:23 2136 5 4
Kenali Sinyal Kuat untuk "Resign" dari Pekerjaan Anda
shutterstock.com

Pada umumnya orang akan memilih pekerjaan dan tempat pekerjaan yang cocok dengan keinginan dan kemampuan yang dimiliki untuk jangka waktu panjang. Namun, keinginan itu tidak selalu berjalan mulus.

Bagi beberapa orang, dan memang sering terjadi, adalah ia baru menemukan pekerjaan yang sangat cocok setelah berpindah-pindah beberapa kali, dan itu ada banyak penyebabnya.

Biasanya, pekerjaannya sangat cocok dengan minat, kapabilitas, dan kapasitas yang dimilikinya. Tetapi, perusahaanya tidak sesuai dengan yang diharapkan sehingga merasa tidak betah untuk bekerja dengan maksimal. Atau perusahaannya yang sangat bagus karena nyaman dan fasilitasnya lengkap tetapi pekerjaannya tidak sesuai dengan minat dan kompetensi yang dimiliki. Atau situasi lainnya yang sering muncul adalah pekerjaanya cocok dengan minat dan kompetensi yang dimiliki tetapi manajemennya, pimpinan atau bos perusahaanya sangat menyebalkan sehingga membuat tidak betah dalam berkaya dan bertumbuh dengan optimal.

Beberapa waktu yang lalu dalam sebuah tulisan saya, seorang sahabat kompasianer memberikan komentar tentang pengalaman di tempat kerjanya yang sangat "kacau-balau" karena manajernya tidak becus memimpin. Sehingga, setiap orang bekerja dengan sesuka hatinya. Dan sahabat ini terpaksa mengambil keputusan untuk resign atau keluar dari pekerjaan itu. Walaupun sangat-sangat berat dan tentu menyakitkan mengingat sudah sangat lama bekerja di sana, tetapi tidak ada pilihan lain dia harus keluar karena ketidaknyamannya dan sudah tidak tahan lagi.

Pengalaman seperti di atas, sangat jamak dialami oleh para karyawan, baik karyawan operasional maupun karyawan manajerial.

Ada yang terus bertahan walaupun tidak betah karena ketakutan untuk tidak mendapatkan pekerjaan ditempat lain dan mungkin tidak mau kehilangan banyak fasilitas yang membuat nyaman selama ini. Tetapi ada banyak juga karyawan yang langsung hengkang dan meninggalkan pekerjaanya dan mencari tempat lain yang membuatnya lebih nyaman dan aman dan bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik.

Makna sebuah pekerjaan

Sebuah pekerjaan memiliki makna yang hakiki, baik dari sisi perusahaan yang memiliki dan menawarkan job, dan terutama bagi si pekerja atau karyawan yang membutuhkan dan akan menjalankan pekerjaan itu.

Pemahaman tentang arti atau makan job ini sangat mungkin beragam di antara semua orang yang melihat atau mengamati saja maupun yang langsung menjalankannya.

Menariknya, perbedaan pemahaman makna pekerjaan pada dasarnya akan menyebabkan perbedaan dalam bersikap, berperilaku dan menjalankan pekerjaan itu. Dan pada akhirnya pasti akan memberikan output atau capaian dan hasil yang berbeda-beda pula.

Itu sebabnya, menjadi penting bagi siapa saja yang akan mengelola sumber daya manusia dalam suatu organisasi. 

Maksudnya, pemahaman yang semakin akurat tentang masalah makna pekerjaan bagi setiap karyawan akan menjadi pintu masuk untuk menentukan cara maupun strategi yang cocok agar apa yang diharapkan dari setiap karyawan bisa diwujudkan dengan optimal, dan terhindari dari penyimpangan yang berlarut-larut hingga menjadi situasinya kritis dan menciptkan banyak persoalan.

Bagi perusahaan makna sebuah job atau pekerjaan ini adalah sebuah instrumen atau alat untuk mewujudnyatakan tujuan yang sudah ditetapkan.

Semua berawal dari adanya tujuan yang hendak dicapai oleh perusahaan, kemudian ditetapkalah fungsi-fungsi utama yang harus ada di dalam organisasi, yang lalu disebut sebagai job atau position dana tau pekerjaan. 

Di dalam sebuah job, akan ada rincian dari apa yang harus dikerjakan oleh seseorang, bagaimana dia mengerjakannya, dan menggunakan apa saja untuk mengerjakannya, dan harus berhubungan dan berkomunikasi dengan siapa saja dan target-target apa yang harus dicapainya setiap waktu. Itulah yang disebut job description atau uraian pekerjaan.

Uraian pekerjaan menjadi acuan mendasar bagi sebuah organisasi untuk mengelola semua karyawannya dengan jelas dan tegas.

Mengikuti uraian pekerjaanya, lalu harus disadari bahwa tidak semua orang memiliki karakteristik dan kemampuan yang cocok dengan setiap job yang ada di dalam organisasi. Sebab, sebuah job memiliki kriteria yang berbeda dengan job yang lain. 

Katakanlah, ada seseorang yang ingin sekali pekerjaan sebagai security atau keamanan tetapi karakteristik dan kemampuan fisiknya tidak cocok untuk posisi keamanan.

Demikian juga ada orang yang ingin sekali pekerjaan sebagai auditor internal, tetapi latar belakang pendidikannya bukan akuntansi sehingga tidak cocok.

Apa makna pekerjaan bagi seorang karyawan? Secara tradisional dipahami bekerja itu sekadar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6