Mohon tunggu...
Yuni Miarsih
Yuni Miarsih Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Magister Penyuluhan Pertanian Universitas Jenderal Soedirman

Ketika kita lebih berkomitmen pada 'mimpi' kita daripada berada pada zona nyaman, disitulah akan terjadi 'perubahan'

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Kelapa Gek, si Manis Nan Eksotis dari Kebumen

6 Oktober 2021   22:32 Diperbarui: 6 Oktober 2021   22:46 662
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pohon Kelapa Genjah Entog Kebumen (Dokpri)

Perkembangan obyek wisata yang meningkat di Pulau Jawa membuat permintaan dan kebutuhan buah kelapa muda sebagai buah segar ikut meningkat. 

Sifat kelapa genjah yang cepat berproduksi (3-4 tahun) dengan produksi buah yang tinggi dan air buah yang manis menjadi alternatif utama dalam menangkap peluang tersebut.

Di Kabupaten Kebumen telah dikembangkan kelapa genjah unggul lokal yang awalnya hanya terdapat di lingkungan pabrik minyak kelapa Nabatiyasa yang ditanam oleh bangsa Belanda pengelola pabrik tersebut. 

Kemudian, kelapa jenis genjah entog ini dikembangkan di luar lingkungan pabrik, yaitu di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Kebumen. 

Desa Bojongsari Kecamatan Alian dijadikan sebagai wilayah observasi utama tanaman kelapa Genjah Entog karena populasinya yang cukup tinggi. 

Sedangkan untuk mendapatkan pohon induk sebagai sumber benih dengan mengamati  tanaman dalam  populasi di Kecamatan Kebumen, Ambal dan Mirit.

Terkait dengan hal tersebut di atas, Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen bekerjasama dengan Balit Palma, Badan Litbang Pertanian, telah melakukan persiapan upaya-upaya untuk pelepasan varietas kelapa Genjah Entog asal Kabupaten Kebumen yang disingkat menjadi Kelapa GEK. 

Identifikasi tanaman Kelapa GEK telah dimulai sejak tahun 2001 oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen. Kemudian pada tahun 2013 sampai 2017 dilanjutkan melalui kerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Palma, dalam mengidentifikasi dan mengkarakterisasi morfologi serta mempelajari potensi produksi, keunggulan dan sifat pembeda Kelapa GEK dengan varietas kelapa yang telah dilepas sebelumnya baik secara morfologi maupun molekuler. 

Pada tahun 2018 dilakukan seleksi pohon induk, pemurnian populasi, dilanjutkan dengan penyulaman dan perluasan areal pertanaman menggunakan benih hasil seleksi daripohon induk terpilih.

Ciri morfologi dari Kelapa GEK cukup jelas perbedaanya jika dibandingkan dengan kelapa genjah lokal lainnya. Batangnya tegak dan kokoh, bagian bawah batang lurus dan tidak menggembung. 

Warna daunya hijau tua, pelepah dan lembar daun cenderung lebih pendek. Bentuk buahnya bulat, berukuran besar, berwarna hijau muda cerah, daging buahnya lebih tebal, kadar air lebih banyak, dan tingkat kemanisanya lebih tinggi yaitu mencapai 6 brix.

Keunggulan lainnya adalah bahwa Kelapa GEK mempunyai produksi yang tinggi. Selain itu, pohonnya sangat tepat ditanam pada areal yang relatif sempit mengingat bentuk batangnya yang lurus dan tinggi batang yang relatif pendek. Dengan demikian dapat ditanam di tanah pekarangan rumah. 

Pemanfaatan tanah pekarangan dengan menanam Kelapa Genjah Entog Kebumen ini akan mempunyai nilai ganda, yaitu secara estetika dapat menambah keindahan dan keteduhan pekarangan karena bentuk pohon yang rendah dan berbuah lebat. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan.

Dari keterangan diatas jelas bahwa Kelapa GEK mampu menjawab permintaan pasar yaitu varietas kelapa genjah dengan ukuran daging buah normal seperti kelapa dalam.. 

Terlebih dengan kadar air yang lebih banyak dan rasa yang lebih manis akan menjadikan Kelapa GEK sebagai terobosan baru di dunia perkebunan kelapa nasional bahkan internasional.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun