Mohon tunggu...
Yuli Anita
Yuli Anita Mohon Tunggu... Guru - Guru

Jangan pernah berhenti untuk belajar

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

"Mencari Pasangan", Sebuah Game Asyik untuk Belajar Matematika

23 November 2022   19:52 Diperbarui: 24 November 2022   09:01 186 31 16
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Game matematika, dokumentasi pribadi

"Bu, nanti kita ngapain?"

Pagi itu Nana, siswa kelas tujuh A menatap saya dengan penuh rasa ingin tahu. Dibawakannya beberapa buku saya, sementara saya membawa laptop dan kotak pensil. Nana rajin menjemput saya dari ruang guru ketika ada kelas matematika.

"Kok ngapain? Ya belajar matematika lah..," kata saya geli. Nana tersenyum. "Maksud saya nanti kita main apa?"

"Kita lihat dulu.. Kalau hasil kuisnya bagus kita game," kata saya.

"Yeay...," sahut Nana senang.. sambil mengiringi langkah saya menuju ke kelasnya.

Nana adalah salah satu siswa kelas 7A. Dari beberapa kelas saya, kelas 7A paling istimewa. Ya, kelas yang paling ramai.

Siswa kelas 7A sangat aktif. Selalu ingin berkeliling saat pelajaran, entah dengan alasan pinjam bolpoin, pensilnya jatuh, pinjam penggaris atau yang lain. Intinya mereka suka membuat berbagai alasan untuk sekedar keluar dari bangku.

Apa akibatnya? Karena kurang konsentrasi dalam menerima pelajaran, prosentase materi yang terserap selalu di bawah kelas lain. Bagaimana tidak? Waktu guru banyak terbuang untuk menenangkan siswa, sehingga jalan materi agak lamban.

Setelah dicari penyebabnya ternyata dari hasil tes diagnostik di awal semester di kelas 7A banyak siswanya yang mamilki gaya belajar kinestetik. Ya, di Kurikulum Merdeka ini di awal pembelajaran guru harus melakukan tes diagnostik yang salah satunya bertujuan untuk mengetahui gaya belajar siswa.

Siswa dan Gaya Belajar

Tiap orang punya gaya belajar sendiri-sendiri, Sumber gambar: iStock
Tiap orang punya gaya belajar sendiri-sendiri, Sumber gambar: iStock
Dalam kelas saya ada tiga kecenderungan gaya belajar yang dimiliki siswa, yaitu gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan