Mohon tunggu...
Yuli Anita
Yuli Anita Mohon Tunggu... Guru - Guru

Jangan pernah berhenti untuk belajar

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Mengapa Harus Pembelajaran Berdiferensiasi?

21 Desember 2021   20:32 Diperbarui: 22 Desember 2021   02:53 976
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi siswa saling berinteraksi di kelas. Sumber: pixabay.com

Apakah sebenarnya pembelajaran berdiferensiasi?

Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodasi semua perbedaan siswa, terbuka untuk semua dan memberikan kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan oleh setiap individu.

Pembelajaran diferensiasi memberikan layanan belajar yang berbeda pada siswa karena menyadari bahwa setiap siswa adalah individu yang unik, tidak sama satu dengan yang lain.

Untuk memahami kondisi siswa, maka di awal pembelajaran guru melaksanakan test diagnostik. Tes awal ini berguna untuk mengetahui minat, gaya belajar juga hal-hal lain yang berkaitan dengan belajar siswa di rumah.

Dalam pembelajaran sehari-hari ada siswa yang lebih mudah menerima materi pelajaran dengan mendengar (anak dengan gaya belajar auditori) , dengan melihat ( anak dengan gaya belajar visual) atau dengan praktik dan gerakan (anak kinestetik)

Semua mempunyai kekhasan masing-masing, dan pada mereka guru berusaha memberikan layanan yang sesuai, agar semua bisa belajar dengan maksimal.

Anak dengan gaya belajar visual, Sumber gambar: Mommyasia
Anak dengan gaya belajar visual, Sumber gambar: Mommyasia
Ada tiga strategi pembelajaran berdiferensiasi yaitu :

1. Diferensiasi konten, di mana siswa bebas menentukan materi apa yang akan dipelajari.
2. Diferensiasi proses , siswa bisa memilih proses belajarnya sendiri
3. Diferensiasi produk, siswa bisa memilih jenis tagihan apa yang akan dikumpulkan.

Tentunya semua berjalan dengan arahan yang diberikan guru, hanya saja dalam pembelajaran berdiferensiasi guru memberikan ruang gerak yang 'lebih' pada siswa dalam belajar, sehingga siswa bisa mengeksplor kelebihan yang dimilikinya.

Bagaimana penerapannya?

Misal dalam pembelajaran IPA guru memberikan tugas pada siswa untuk meneliti ciri-ciri tanaman yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Dalam hal ini guru sedang melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi konten. Karena yang dipelajari siswa pasti bermacam-macam tanaman. Berbeda antara satu siswa dengan yang lainnya, namun tetap dalam topik yang sama yaitu meneliti ciri ciri tanaman.

Pada pembelajaran himpunan di atas, guru sedang melakukan pembelajaran berdiferensiasi proses karena proses siswa dalam mencari data dan menyajikannya berbeda-. beda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun