Mohon tunggu...
Yose Revela
Yose Revela Mohon Tunggu... Freelancer - Freelance

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992 yoserevela@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Melihat Faktor Politis di Balik Keputusan Kylian Mbappe

24 Mei 2022   12:58 Diperbarui: 25 Mei 2022   07:43 1815
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Penyerang PSG, Kylian Mbappe, berpose dengan presiden klub, Nasser Al-Khelaifi, setelah memastikan perpanjangan masa bakti di PSG hingga 2025.| AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT via Kompas.com

Kedua, adanya "bocoran" info dari Nasser Al Khelaifi, terkait potensi pencoretan Real Madrid, Barcelona, dan Juventus dari ajang Liga Champions akibat kontroversi proyek ambisius Liga Super Eropa.

Bocoran dari bos PSG ini tentu saja bukan pepesan kosong, karena ia saat ini merupakan salah satu anggota Komite Eksekutif UEFA dan ketua Asosiasi Klub Eropa. Boleh dibilang, ia adalah "orang dalam" UEFA.

Seperti diketahui, meski Liga Super Eropa belakangan kolaps, Real Madrid bersama Juventus dan Barcelona masih ngotot untuk menggolkan proyek tandingan Liga Champions itu. Makanya, mereka masih bertahan di saat klub-klub lain sudah lama hengkang setelah diprotes suporter mereka.

Masalahnya, setelah keputusan UEFA sempat mentah di pengadilan umum, banding UEFA belakangan diterima Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Jadi, sanksi dari UEFA tinggal menunggu ketok palu.

Jika bocoran info dari Al Khelaifi benar, maka Real Madrid, Barcelona, dan Juventus akan dilarang tampil di Liga Champions selama beberapa tahun.

Pertimbangannya, mereka masih kukuh bertahan, sementara klub-klub lain yang sudah lebih dulu mundur rata-rata dijatuhi hukuman denda sampai puluhan juta pounds, plus menyepakati komitmen kesetiaan dengan liga dan UEFA.

Jadi, bukan kejutan kalau ketiga klub ini akan dapat sanksi lebih berat. Jika ini benar-benar terjadi, absen di Liga Champions akan jadi satu pukulan berat.

Pemasukan dan daya tarik klub di mata pemain bintang maupun sponsor juga akan berkurang. Jadi, bukan kejutan kalau pemain bintang yang sudah ada pun memilih hengkang ke klub yang tidak kena sanksi.

Sekalipun ketiganya merajai kompetisi domestik, ini akan percuma jika dilarang tampil di Liga Champions. Untuk Real Madrid dan Juventus, mereka mungkin masih bisa bertahan, andai sanksi UEFA cuma 2-3 tahun, karena kondisi keuangan mereka relatif sehat.

Tapi, ini akan jadi pukulan berat lainnya bagi Barcelona, yang kondisi finansialnya masih babak belur akibat merugi dan terlilit utang.

Otomatis, dengan ambisi Mbappe yang masih penasaran dengan trofi Liga Champions, situasi yang bisa terjadi di Los Blancos tidak akan sesuai dengan ambisinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun