Mohon tunggu...
Yose Revela
Yose Revela Mohon Tunggu... Freelancer - Freelance

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992 yoserevela@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Barca, Oh Barca

21 September 2021   17:43 Diperbarui: 21 September 2021   17:44 236
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Judul di atas adalah ratapan sebagian Barcelonistas, yang mungkin menjadi satu tema umum kiprah Barcelona musim ini. Penyebabnya, masalah bagai datang tanpa henti, bahkan sejak sebelum musim 2021/2022 dimulai.

Masalah dimulai dari krisis keuangan klub. Awalnya, masalah ini datang dari mismanajemen di era Josep Maria Bartomeu, tapi semakin parah akibat imbas pandemi.

Adanya kebijakan "salary cap" dari La Liga Spanyol juga membuat situasi makin runyam. Raksasa Catalan dipaksa  harus mentaati kebijakan ini, supaya neraca keuangan klub tetap sehat.

Alhasil Barca dipaksa melakukan bongkar pasang skuad, sampai detik-detik terakhir bursa transfer musim panas lalu. Dimana, Azulgrana saat itu meminjamkan Antoine Griezmann ke Atletico Madrid,  meminjam Luuk De Jong dari Sevilla, plus menjual Emerson Royal ke Tottenham Hotspur, meski sebenarnya belum lama dipermanenkan dari Real Betis.

Pemain senior seperti Gerard Pique dan Jordi Alba juga ikut dipaksa menerima pemotongan gaji signifikan, demi bisa membantu klub mendaftarkan pemain baru seperti Sergio Aguero dan Memphis Depay.

Dampak ekstrem pun hadir, karena Blaugrana dipaksa merelakan Lionel Messi hengkang secara gratis. Begitu juga dengan Illaix Moriba, gelandang muda jebolan akademi La Masia, yang dilepas ke RB Leipzig, setelah negosiasi perpanjangan kontraknya macet.

Mau tak mau, semua keruwetan ini sukses memaksa tim tampil seadanya, dengan menyertakan pemain-pemain jebolan akademi seperti Ronald Araujo, Gavi, dan Ansu Fati.

Mereka diplot sebagai kerangka era baru tim, bersama pemain berbakat macam Pedri dan Frenkie De Jong. Masalahnya, transisi Los Cules selepas Lionel Messi pergi tak semulus kelihatannya.

Para pemain muda selain Pedri dan Frenkie De Jong, rata-rata masih belum berpengalaman di tim utama. Ansu Fati yang disebut-sebut berbakat pun masih belum menemukan bentuk terbaik, karena sempat absen panjang akibat cedera.

Pemain baru yang datang pun setali tiga uang. Memphis Depay masih berupaya menemukan bentuk permainan terbaik, Luuk De Jong terlihat seperti opsi cadangan, sementara Aguero masih absen karena cedera otot.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun