Mohon tunggu...
Yose Revela
Yose Revela Mohon Tunggu... Content Writer

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992 yoserevela@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Menikmati Rasa Jenuh Saat Menulis

25 September 2020   21:13 Diperbarui: 25 September 2020   21:25 39 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menikmati Rasa Jenuh Saat Menulis
Ilustrasi (knowyourmeme.com)

Dalam menjalani atau menekuni hobi, termasuk menulis, pasti ada saatnya kita akan merasa "jenuh", "lelah", "gumoh" dengannya. Wajarkah?

Tentu saja. Itu adalah satu rasa lelah yang muncul dalam diri kita. Bukan kelelahan secara fisik, tapi secara mental. Kelelahan ini kadang muncul saat tubuh tidak sedang lelah.

Jika diibaratkan baterai ponsel, itu adalah salah satu tanda "low battery". Kita hanya perlu mengisi ulang baterai itu dan berhenti memakainya sejenak, sampai siap digunakan.

Jangan pernah memaksakan diri saat situasi ini datang, karena jika dibiarkan sampai "kehabisan baterai", buruh waktu lebih lama untuk mengisinya. Kalaupun bisa menghasilkan tulisan, hasilnya tentu kurang maksimal, karena tidak dibuat dengan fokus yang utuh.

Jika rasa jenuh dalam menulis datang, yang perlu kita lakukan hanyalah berhenti menulis, sampai kita benar-benar siap untuk memulai lagi. Hanya saja, kita perlu melihat lagi, jenis kebosanan macam apa yang sedang mampir di pikiran kita.

Jika jenis kejenuhannya adalah soal topik tulisan, kita bisa mencoba bereksplorasi merambah topik lain, bahkan yang sama sekali baru.

Kejenuhan ini kadang muncul, pada mereka yang sudah menjadikan menulis bukan hanya sebatas hobi, tapi sebagai sebuah "kebutuhan", entah untuk berekspresi, atau yang lainnya.

Mungkin, saran ini terdengar iseng, tapi ini bisa jadi kesempatan baik untuk mengembangkan kemampuan, sambil membuat diri kita lebih fleksibel dalam hal menulis. Di sini, kita hanya perlu membiarkan diri bebas berekspresi.

Jika kejenuhan yang ada memang datang dari keinginan untuk tidak ingin menulis sejenak, jangan khawatir, itu normal, saatnya isi ulang. Caranya?

Tiap orang pasti punya kebiasaan masing-masing. Ada yang "isi ulang baterai" dengan cara mendengarkan musik, menonton film komedi, bahkan tidak ingin melakukan apapun, entah bengong atau tidur.

Di sini, kita hanya perlu menuruti keinginan diri sendiri tersebut, sampai kita merasa siap, alias sudah terisi penuh. Jika sudah siap, kita akan siap melihat ide apapun yang datang, dan mengolahnya bersama diri kita sendiri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x