Yose Revela
Yose Revela Penulis Lepas

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Menanti Pendamping Tim Samba di Rusia

7 September 2017   00:21 Diperbarui: 7 September 2017   00:34 1137 3 1

Pada jeda Internasional bulan September ini, berlangsung laga Kualifikasi Piala Dunia 2018, yang sudah memasuki putaran akhir, dan mulai memunculkan tim-tim yang lolos ke Rusia, menyusul tuan rumah Rusia, Brasil, dan Iran. Di Eropa, ada Belgia, tim pertama zona UEFA yang lolos kualifikasi. Dari Amerika Utara (CONCACAF), ada timnas Meksiko yang sudah memastikan lolos ke Rusia.

Satu-satunya zona regional, yang sudah memastikan wakil-wakilnya lolos, adalah zona Asia (AFC). Dari Benua Kuning ini, ada Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan. Ketiganya sukses menyusul langkah Iran, yang sudah lebih dulu lolos ke Rusia. Persaingan tersisa, adalah pertarungan dua leg, untuk memperebutkan tiket play-off zona AFC, melawan wakil zona CONCACAF, yang mempertemukan Australia, dengan tim kejutan Suriah.

Tapi, diantara semua regional, persaingan memperebutkan tiket lolos paling ketat, tersaji di zona Amerika Selatan (CONMEBOL). Meski sudah meloloskan Brasil, persaingan memperebutkan 3 tiket tersisa, plus 1 tiket play-off antarbenua, di regional ini masih sangat ketat. Terbukti, terdapat 6 tim, yang masih bersaing di sini. Mereka adalah, Uruguay (nilai 27), Kolombia (26), Peru (24), Argentina (24), Cile (23), Paraguay (21), dan Ekuador (20). Peluang keenamnya untuk lolos masih cukup terbuka. Karena, babak kualifikasi zona ini masih menyisakan 2 laga, yang akan dihelat bulan Oktober mendatang.

Diantara keenamnya, Uruguay berada di posisi paling menguntungkan. Karena, Luis Suarez dkk hanya tinggal bertandang ke markas Venezuela, dan menjamu Bolivia, tim yang performa tandangnya tak sesangar saat di kandang. Bolivia, dan Venezuela, adalah dua tim peringkat terbawah di kualifikasi. Jika mampu meraih minimal 4 poin, Uruguay akan lolos otomatis ke Rusia.

Selain Uruguay, tim-tim zona Amerika Selatan lainnya, akan menghadapi lawan-lawan sulit, bahkan akan saling baku hantam. Argentina yang sedang limbung, setelah bermain imbang dengan Uruguay (0-0), dan Venezuela (1-1), akan menjamu tim kejutan Peru, dan bertandang ke markas Ekuador, yang berketinggian 2000 meter di atas permukaan laut. Kolombia, akan menghadapi Paraguay, dan dijamu Peru, dua tim yang sama-sama alot. Sementara itu, Cile yang baru saja kalah beruntun, dari Paraguay (0-3), dan Bolivia (0-1), akan menjamu Ekuador, dan bertandang ke Brasil.

Tapi, diantara keenam tim ini, tekanan terberat untuk menyapu bersih dua laga sisa, ada pada Ekuador dan Paraguay. Karena, perolehan jumlah poin mereka paling sedikit. Jika kalah sekali saja, mereka akan gagal lolos ke Rusia.

Sementara itu, tiga tim lainnya, yakni Kolombia, Cile, dan Argentina, akan menghadapi tekanan harus menang yang cukup berat, mengingat status mereka sebagai tim unggulan. Posisi paling sulit ada pada Argentina, dan Cile, yang sama-sama gagal menang di dua laga terakhir. Padahal, kedua tim ini sama-sama diperkuat pemain-pemain kelas dunia. Argentina diperkuat Lionel Messi, dan Paulo Dybala. Sedangkan, Cile punya Arturo Vidal dan Alexis Sanchez. Di sisi lain, Kolombia yang dimotori Radamel Falcao, sedang dalam mood bagus, usai menahan imbang Brasil 1-1, Rabu (6/9, WIB) lalu. Hasil ini, sukses memutus tren sembilan kemenangan beruntun Brasil di kualifikasi.

Ancaman paling berbahaya, datang dari Peru. Karena, tim asuhan Ricardo Gareca (Argentina) ini berstatus tim non-unggulan. Bisa dipastikan, mereka akan tampil tanpa beban, bahkan berpotensi menjadi batu sandungan bagi Argentina dan Kolombia, lawan mereka selanjutnya. Jika mereka mampu lolos, ini akan menjadi penampilan pertama bagi timnas Peru sejak Piala Dunia 1982.

Tim zona Amerika Selatan manakah, yang akan menyusul Brasil lolos ke Rusia?