Mohon tunggu...
Yonathan Christanto
Yonathan Christanto Mohon Tunggu... Karyawan Swasta

Movie Enthusiast | Music Lover | Kompasiana Awards 2018 Nominee for Best in Specific Category

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"Midsommar", Pengalaman Traumatik di Tengah Tragedi, Mimpi Buruk, dan Xenofobia

10 September 2019   17:10 Diperbarui: 10 September 2019   20:04 0 13 5 Mohon Tunggu...
"Midsommar", Pengalaman Traumatik di Tengah Tragedi, Mimpi Buruk, dan Xenofobia
Sumber: cinefilusfrustrados.com

"You can't speak. You can't move. But this opens up you up to the influence. And it breaks down your defenses. Trust me." - Midsommar(2019)

Sukses secara kritik dan dianggap membawa warna baru dalam ranah horor lewat Hereditary yang dirilis di tahun 2018, membuat nama Ari Aster kini diperhitungkan sebagai sutradara pendatang baru di ranah horor selain nama Jordan Peele yang dikenal lewat Get Out (2017) dan Us (2019). 

Di tahun ini, Ari Aster kembali lagi membawa sajian horor terbarunya yang kali ini juga dilengkapi dengan unsur komedi satir dan survival horror lewat filmnya yang berjudul Midsommar.

Sempat tarik ulur mengenai jadi tidaknya film ini ditayangkan di Indonesia karena sudah telat 2 bulan dari jadwal tayang perdananya di Amerika Serikat. 

Namun pada akhirnya film ini resmi ditayangkan di Indonesia lewat distributor Feat Pictures yang kemudian ditayangkan lewat jaringan bioskop CGV, Cinemaxx, Flix dan Lotte Cinema.

Maklum saja, terlambatnya film ini masuk ke Indonesia yang pada akhirnya mendapatkan rating 21+  ini, tak lain karena sempat terkendala dengan problem sensor. 

Namun antusias penikmat film di Indonesia terhadap film ini lah yang pada akhirnya membuat film ini tetap tayang meskipun harus terkena sensor yang cukup brutal yaitu selama 9 menit.

Special screening untuk film ini dengan waktu tayang terbatas di beberapa bioskop pun sudah bisa dinikmati mulai tanggal 7 hingga 10 September ini. Untuk kemudian film ini akan tayang reguler mulai besok, 11 September 2019.

Plot Sederhana dengan Pengalaman Traumatik yang Maksimal

Inverse.com
Inverse.com
Secara garis besar film ini sejatinya membawa plot yang cukup sederhana, bahkan bisa dibilang tipikal plot film-film horror/thriller Hollywood yang selama ini kita kenal. 

Yaitu tentang sekelompok anak muda yang sedang dalam masa liburan musim panas, memutuskan untuk pergi ke sebuah desa terpencil di Swedia dimana di sana memiliki tradisi unik yang jarang terekspos. 

Namun tentu saja bukan hanya tradisi unik yang akan mereka lihat, melainkan serangkaian misteri dan tragedi yang juga belum pernah mereka rasakan sepanjang mereka hidup.

Di awal film kita dituntun untuk mengenal 2 tokoh sentral melalui karakter Dani (Florence Pugh), seorang gadis yang memiliki masalah dengan keluarganya dan juga kekasihnya, Christian (Jack Reynor), yang nampak lelah dengan apa yang terjadi pada hidup Dani. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
KONTEN MENARIK LAINNYA
x