Mohon tunggu...
Yonathan Christanto
Yonathan Christanto Mohon Tunggu... Penulis - Karyawan Swasta

Moviegoer | Best in Specific Interest Kompasiana Awards 2019

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"Shaft", Tiga Generasi John Shaft dalam Rangkaian Aksi Komedi yang Menghibur

3 Juli 2019   06:50 Diperbarui: 7 Juli 2019   15:49 711
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

JJ Shaft (Jessie T.Usher) merupakan seorang analis data FBI yang baru saja lulus dari pendidikannya di MIT. Memiliki semangat membara dan ambisi tinggi khas milenial, JJ seringkali lupa bahwa birokrasi dalam lingkungan kerja pemerintahan mengharuskannya memiliki kesabaran dan kesadaran diri dalam bertindak. Kecerdasannya bahkan terkadang diabaikan hanya karena statusnya sebagai pegawai baru.

Hingga suatu hari, kejadian nahas dialami oleh sahabatnya, Karim(Avan Jogia) yang tewas secara mendadak dan misterius. Mengetahui ada yang salah, JJ pun kemudian memilih untuk bertindak sendirian demi mengungkapkan kematian tersebut.

Commonsensemedia.org
Commonsensemedia.org
Tahu bahwa hal ini hanya bisa dipelajarinya melalui sang ayah, John Shaft(Samuel L.Jackson), JJ pun kemudian mengontak sang ayah untuk membantunya. Tak pernah ada selama JJ kecil hingga dewasa, John Shaft pun kemudian sepakat untuk membantunya sebagai balasan akan kelalainnya menjalankan tugas sebagai ayah di masa silam.

Namun tak hanya John Shaft yang turut serta membongkar kasus ini, sang legenda John Shaft Sr.(Richard Roundtree) pun kemudian ikut ambil bagian. Shaft senior yang sebelumnya mengaku sebagai paman John Shaft di film tahun 2000, ternyata merupakan ayah kandung John Shaft dan tentu saja kakek dari JJ Shaft.

Tiga generasi pun kemudian berkumpul menyelesaikan kasus yang ternyata melibatkan banyak pihak di belakangnya. Kasus yang kemudian mempertajam insting sang Shaft Junior, sebagai penerus keluarga Shaft yang karismatik.

Aksi Komedi yang Menghibur dengan Isu Sosial yang Relevan

Screenrant.com
Screenrant.com
Yang membuat film-film Shaft begitu diminati banyak orang tak lain karena menghadirkan unsur komedi yang segar di tiap filmnya. Komedinya tak hanya berisi sarkasme atau satir saja, namun juga melalui celetukan-celetukan nakal yang mengangkat isu sosial khas kulit hitam. Lucu namun juga terkadang pahit di satu sisi.

Dan dalam lanjutan film Shaft ini, unsur black comedy tersebut nyatanya masih mampu ditampilkan dengan cukup baik. Bahkan tak bisa dipungkiri, munculnya karakter JJ Shaft membawa angin segar dalam menghadirkan unsur komedi yang lebih modern dan relevan dengan generasi milenial. Sehingga ragam isu sosial yang turut disematkan dalam rangkaian canda masih terasa segar dan tidak outdated.

Sosok milenial yang merasa tahu segalanya serta sosok milenial yang selalu bergantung pada teknologi dan tak mampu untuk bekerja dengan cara manual, menjadi beberapa contoh sindiran yang cukup mengena dan relevan dengan yang terjadi saat ini. Dan chemistry antara JJ Shaft dan John Shaft tentunya menjadi penguat penyampaian isu sosial tersebut, lewat ragam konflik ayah & anak yang muncul di sepanjang film.

IGN.com
IGN.com
Tak hanya itu, isu sosial mengenai paham radikal yang mendasari berbagai aksi terorisme modern yang berlandaskan agama pun turut serta dimasukkan dalam film ini. 

Memang pada akhirnya isu sosial yang sensitif tersebut menghadirkan pesan positif yang begitu kuat dan tak meninggalkan sentimen agama tertentu.Namun selain isu tentang radikalisme yang diangkat, kebenaran yang pahit mengenai pencucian uang lewat rumah ibadah pun turut serta dijadikan konflik utama dalam film ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun