Denny Yerianto
Denny Yerianto

Humanis yang senang berbagi soal kopi dan teknologi

Selanjutnya

Tutup

Kuliner

Cascara: Ngopi atau Ngeteh?

7 Agustus 2018   09:05 Diperbarui: 7 Agustus 2018   11:23 138 1 0
Cascara: Ngopi atau Ngeteh?
cascara-5b691d076ddcae51c83e1042.png

Sore itu saya mampir ke sebuah kedai kopi di pasar santa. seperti biasa saya mencari menu kopi yang unik dari sebuah kedai kopi baru yang saya temui. Tiba-tiba mata saya melihat menu yang tidak biasa diantara daftar aneka seduhan kopi lokal mereka , "Cascara".

"Mas , cascara itu apa"

"oh ini minuman dari cherry kopi atau kulit biji kopi"

"enak mas ? rasanya seperti apa ?"

"rasanya kayak teh tapi asam"

"lho ini teh atau kopi"

Saya tidak lagi mendengar jawaban sang barista. Saya langsung meng-googling, lalu saya temukan penjelasan soal cascara ini dari berbagai sumber.

Cascara yang dalam Bahasa Spanyol berarti "kulit" adalah teh yang dibuat dari cherry buah kopi yang dikeringkan di bawah sinar matahari. Berbeda dengan teh yang bentuknya panjang dan bergelombang, cascara berbentuk kurang lebih seperti buah cherry kering yang sedikit besar.

Dari definisi di atas, jelas ini adalah minuman seduhan dari kulit biji kopi. Tidak di roasting sehingga tidak ada rasa pahit ala kopi. Karena ini adalah dari kulit biji kopi, maka hasilnya cenderung seperti teh.

"Penyajiannya bagaimana mas ?"

"bisa diminum dingin atau panas"

"bisa campur susu kayak teh tarik ?"

"ada juga yang coba kayak gitu mas"

Soal rasa, cascara ini hampir tidak ada rasa teh. Tidak bisa disamakan dengan kopi dengan light roasting juga. Rasanya asam. Lebih mirip teh atau minuman asam hahaha. Walaupun demikian , menurut berbagai sumber, minuman ini tetap mengandung cafein walaupun sangat rendah

Penasaran ? coba mampir ke pasar santa, tepatnya ke kedai kopi gayo bies. Selamat mencoba