Mohon tunggu...
Ya Yat
Ya Yat Mohon Tunggu... Blogger

Penyuka MotoGP, fans berat Valentino Rossi, sedang belajar menulis tentang banyak hal, Kompasianer of The Year 2016, bisa colek saya di twitter @daffana, IG @da_ffana, steller @daffana, FB Ya Yat, fanpage di @daffanafanpage atau email yatya46@gmail.com, blog saya yang lain di www.daffana.com

Selanjutnya

Tutup

Balap Artikel Utama

Petrucci Kalahkan Marquez dan Jadi Juara MotoGP Mugello

2 Juni 2019   21:51 Diperbarui: 3 Juni 2019   09:38 0 10 4 Mohon Tunggu...
Petrucci Kalahkan Marquez dan Jadi Juara MotoGP Mugello
yang happy di podium Mugello| Sumber: Dokumentasi motogp.com

Penikmat balapan MotoGP dibuat sport jantung melihat balapan seri Mugello, Italia yang baru saja berakhir hari ini. Balapan berlangsung seru di seluruh lap. Danilo Petrucci menjadi juara seri Mugello ini. Ia menangis setelah melewati garis finis dan menangis lagi di atas podium. Kemenangan ini memang tak disangka oleh Petrucci dan dia memang pantas untuk menang.

Marc Marquez yang ngotot untuk menang harus menyerah melawan Petrucci. Marquez finis kedua. Saat dimintai komentarnya Marquez bilang ia cukup senang finis kedua karena ia bisa finis di depan Dovizioso, Rins, dan Rossi. Hmm.. jadi Petrucci nggak dianggap gitu.

Dovizioso melengkapi podium dengan finis di tempat ketiga. Dua Ducati di podium Mugello, ini hasil yang bagus meski Dovizioso kecewa karena nggak menang. 

Lalu bagaimana dengan The Doctor? Valentino Rossi selalu memakai helm spesial di Mugello. Desainnya kali ini adalah tricolore ala bendera Itali. Helm spesial ini nggak membantu Vale buat mencatat hasil spesial juga. Baca tulisan saya aja ya biar tahu apa yang terjadi dengan Vale.

Jalannya balapan
Balapan berlangsung selama 23 lap. Marc Marquez memulai balapan dari pole position. Dovizioso memulai balapan dari posisi 9 dan Valentino Rossi start dari posisi 18. Iyes saya emang nggak salah tulis, Vale start dari posisi 18 di Mugello, setelah menjalani kualifikasi yang jelek bener. Yang rada menghibur, di posisi 17 ada Jorge Lorenzo.

Petrucci hepi | Sumber: Dokumentasi motogp.com
Petrucci hepi | Sumber: Dokumentasi motogp.com
Lepas start, Marquez melakukan start sempurna dan ngacir di depan. Dovi merangsek maju dari posisi 9 ke posisi 3. Lap kedua Dovi maju lagi ke posisi 2. Alex Rins yang memulai dari posisi 13 maju cepat di posisi 5. Posisi Yamaha terbaik diraih Quartararo yang naik ke posisi 8.

Lap keempat Rins naik ke 4 setelah overtake Miller dan nyaris senggolan. Rins catat fastest lap 1:47:862 detik. Rins gaspol dan lewati Petrucci di posisi 3. Lap kelima Rins turun kelima dan mencatat fastest lap 1:47:789. Sementara Vale turun ke posisi 22. I didn't know what happen to the Doctor. Mungkin ngantuk or something. Vale melebar ke gravel bersama Joan Mir.

Lap keenam Marc turun kelima, Petrucci naik ke posisi satu dan Dovi kedua. Posisi saat ini Dovi, Petrucci, Miller, Marc dan Rins. Miller coba lewati Petrucci tapi Miller malah kena overtake Marc. Marc ketiga sekarang. Lap kedelapan nasib buruk nggak pergi dari Rossi. Di tikungan 9 ia kehilangan kendali pada ban depan dan menggelosor ke gravel. Mugello selesai untuk The Doctor. Seburuk itu Yamaha saat ini emang.

Marc kalah (dok.motogp.com)
Marc kalah (dok.motogp.com)
Lap kesembilan posisi sementara Dovi, Petrucci, Rins, Marquez dan Crutchlow. Rins lewati Petrucci buat posisi dua. Marc juga lewati Petrucci buat posisi tiga tapi Petrucci fight back

Posisi saat ini Dovi, Rins, Petrucci dan Marc. Pergantian posisi sangat cepat terjadi karena lima pembalap terdepan masih rapat posisinya, ngedip dikit aja udah ganti posisi.

Lap ketiga belas Pecco Bagnaia crash. Begitu heboh jatuhnya sampe mesin motornya terlihat terbakar. Marc di posisi 3 saat ini dan berusaha lewati Dovi buat posisi 2. Marc catat fastest lap 1:47:765. 

Finally Marc lewati Dovi buat posisi 2. Rins ancam Dovi tapi Dovi tetap kuat di posisi 3. Syahrin out juga dari balapan. Yamaha menyisakan Fabio Quartararo dan Maverik Vinales.

Di 9 lap tersisa posisi sementara Petrucci, Marc, Dovi, Rins, Miller, Nakagami, dan Cructhlow. Tapi Miller crash dan out dari balapan. PHP lagi ya Miller. Marc ngotot overtake Petrucci tapi Petrucci masih kuat di posisi terdepan. 

Empat pembalap terdepan masih menggila yaitu Petrucci, Marc, Dovi dan Rins. Lima lap tersisa Dovi gaspol overtake Marc di trek lurus. Ducati emang jago yeuh kalo di trek lurus. Top 4 sekarang Petrucci, Dovi, Marc, dan Rins.

helm baru nggak bantu The Doctor | Sumber: Dokumentasi motogp.com
helm baru nggak bantu The Doctor | Sumber: Dokumentasi motogp.com
Tersisa 4 lap ketika Dovi berhasil melewati Petrucci untuk berada di posisi 1. Ducati vs Ducati sekarang dan Honda serta Suzuki mengancam di belakang. Sementara Yamaha entah di mana. 

Tiga lap tersisa para pembalap kian habis-habisan. Petrucci coba lewati Dovi tapi Dovi kuat bertahan. Marc tahu waktunya hampir habis, ia gaspol merangsek ke depan. Bukan Marc Marquez namanya kalo nggak ngotot sik.

Last lap, Dovi overtake Petrucci, Petrucci nggak mau nyerah dan melawan balik. Keduanya saling menyerang hingga nyaris senggolan. Kru Ducati tegang. Marc juga menyerang Dovi dan berhasil. Marc berada di posisi 2 dan memberi serangan gencar ke Petrucci. Petrucci menutup racing line Marquez hingga Marquez kesulitan menyalip ditambah sama power motor Ducati yang perfecto klop lah bikin Marquez kerepotan.

Dovi podium tapi kecewa | Sumber: Dokumentasi motogp.com
Dovi podium tapi kecewa | Sumber: Dokumentasi motogp.com
Akhirnya garis finis di depan mata, lepas dari tikungan akhir, Marc Marquez tetep nggak bisa lewati Petrucci yang jaraknya rapet bener. Masalahnya garis finis ada di trek lurus dan Petrucci finis duluan dengan sukses. 

Marquez terima nasib finis kedua dan Dovizioso finis ketiga. Sementara Alex Rins happy finis keempat. Sungguh balapan yang luar biasa. Kemenangan Petrucci membuat Ducati mempertahankan kemenangan 3 tahun berturut-turut di Mugello.

Tak ada Rossi di podium tapi penonton berpesta karena dua rider Itali mendominasi podium. Meski pedih.. saya yakin Vale juga bangga melihatnya... dari dalam paddock. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2