Mohon tunggu...
Ya Yat
Ya Yat Mohon Tunggu... Penulis - Blogger

Penyuka MotoGP, fans berat Valentino Rossi, sedang belajar menulis tentang banyak hal, Kompasianer of The Year 2016, bisa colek saya di twitter @daffana, IG @da_ffana, steller @daffana, FB Ya Yat, fanpage di @daffanafanpage atau email yatya46@gmail.com, blog saya yang lain di www.daffana.com

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Marquez Senggol Rossi Jadi Noda Kemenangan Crutchlow di MotoGP Argentina

9 April 2018   04:44 Diperbarui: 9 April 2018   06:32 2076
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
hasil race Argentina (dok.motogp.com)

Balapan MotoGP adalah balapan kelas para raja yang tentu aja faktor safety nya tinggi. Namun apalah arti peraturan kalo ridernya nggak berpikir soal keselamatan. Kemenangan dalam tiap balapan itu penting .. tapi keselamatan itu lebih penting buat para rider. So.. kalo ada rider yang hanya peduli dengan keselamatannya dan nggak mempedulikan keselamatan rider lain, tujuan balapannya kudu dipertanyakan.

Hari ini ada MotoGP seri Argentina.. ini adalah seri kedua dari MotoGP 2018. Sebelum balapan dimulai drama udah terjadi dan baru kali ini terjadi di MotoGP. Aneh tapi lucu. Gerimis mengundang turun sebelum balapan. Trek yang tadinya basah di sebagian sektor jadi lebih basah lagi.. tapi nggak becek sih jadi nggak perlu ojek (eh). Race Direction memutuskan balapan dalam kondisi basah tapi start diputuskan ditunda beberapa menit kemudian untuk melihat kondisi trek.

Hampir seluruh rider menggunakan ban basah kecuali Jack Miller. Ketika start ditunda, hampir seluruh rider balik ke garasinya masing-masing.. kecuali lagi Jack Miller. Miller masih bertahan di grid sendirian. Iya sendirian dan dia cukup kecewa kenapa start ditunda karena ia telah menggunakan ban yang benar.. ban slick alias ban kering. So dalam sejarah berlangsungnya MotoGP, baru kali ini kejadian ada rider sendirian di grid nungguin start. Ini drama pertama.

Dorna, Race Direction dan para manager tim berdiskusi untuk menentukan kondisi balapan selanjutnya. Gerimis manja sudah berhenti tapi kondisi trek masih lembab. Sebagian kering sebagian basah. Kayaknya ada 10 menitan sih start ditunda. Akhirnya start diputuskan dimulai dengan kondisi balapan kering karena trek cukup aman untuk ban kering.

grid saat start... (dok.motogp.com)
grid saat start... (dok.motogp.com)
Para pembalap diatur lagi posisi gridnya. Biasanya yak.. para pembalap akan mulai dari ujung pitlane tapi tadi para pembalap mulai dari grid namun dengan kondisi row yang berbeda dari hasil kualifikasi. Pole position adalah Jack Miller. Ia nggak balik ke garasi so posisi start nya ya tetep di paling depan. Nah rider lain start dari beberapa row di belakang Miller. Jadi aneh liatnya.. Miller di depan sendirian.. trus beberapa row barulah barisan para pembalap. Di sejarah berlangsungnya MotoGP.. kejadian ini juga baru kali ini terjadi.

Beberapa detik sebelum start, Marc Marquez mengalami trouble di motornya. Motornya mati pemirsah. Lantas Marc mendorong motornya ke barisan pembalap paling belakang. Untung motornya nyala lagi. Ini kelakuan yang salah ya... karena mestinya Marc memulai balapan dari pitlane. Kok dibiarin? Tenangggg ... lanjutkan baca tulisan saya dulu.

Jack Miller langsung ngacir setelah start. Marc Marquez langsung menyodok ke urutan 4. Keliatan banget ya kalo Marc langsung grasa grusu pengen menang. Oh ya.. karena start delayed maka lap nya kena diskon jad 24 lap. Marc berusaha lewati Dani Pedrosa. Side by sideeeee dannnn dua team mate ini nyaris bersentuhan. Marquez berhasil naik posisi. Selamet dari Marquez, Dani Pedrosa ketiban apes dari Zarco. Zarco yang agresif juga membuat Pedrosa terjungkal dan out dari balapan. Akibat insiden ini Pedrosa mengalami cedera dan minggu depan akan melakukan pengobatan di Barcelona.

Lap kedua, Marc berusaha mengejar Miller. Kalo diliat dari performa motor dan skill sik Marc akan bisa membabat Miller dannnn beneran.. gak butuh waktu lama buat Marc memimpin balapan. Aksi agresif Marc dicopas sama Zarco. Cuman masih aman blom makan korban. White flag berkibar tanda pembalap boleh ganti ban gara-gara gerimis tipis turun lagi. Kondisi trek ya masih galau basah kering.

babang Vale musuhnya banyak (dok.motogp.com)
babang Vale musuhnya banyak (dok.motogp.com)
Lap keempat Valentino Rossi masih kesulitan di trek Termas. Hasil kualifikasi menempatkan ia di posisi 11. Di lap keempat ini dia berjuang di posisi 8. Lalu tibalah bad news untuk Marc Marquez. Ia dikenakan ride through penalty gara-gara masalah start tadi. Jujur saya hepi dia kena penalty (dikeplak fans Marquez). Drama kesekian buat Marc.

Lap kelima The Doctor berhasil diovertake Iannone dan terpaksa turun ke posisi 9. Lalu Alex Rins memaksa Zarco turun ke posisi tiga. Ride through penalty dilakukan Marc di lap ketujuh. Ia masuk trek di posisi 19. Buntut banget... tapi ini Marc Marquez.. rider yang nggak rela diasepin pembalap lain.  Di paling depan Alex Rins bersaing dengan Miller berebut posisi satu.

Rins sempat berhasil lewati Miller tapi Miller ambil alih. Pada lap kesembilan posisi top 4 adalah Miller, Rins, Zarco dan Crutchlow. Vale ada di posisi 7. Insiden terjadi antara Marquez dan Aleix Espargaro. Keagresifan Marc membuat Aleix Espargaro melebar. Aleix akhrnya out dari balapan karena technical problem. Marc bener-bener cuman fokus menang makanya nggak mikir soal keselamatan. Ia sempat mengangkat tangan tapi entah apa maksudnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun