Mohon tunggu...
Yasindy Risma Hani
Yasindy Risma Hani Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswi

Yuk kita saling sharing informasi agar semakin luas wawasan kita. Ambil Positifnya, Buang Negatifnya.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

12 Prospek Pekerjaan Cyber Security yang Menjanjikan, Skill Apa yang Dibutuhkan?

1 Agustus 2022   23:22 Diperbarui: 5 Agustus 2022   15:33 1857
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Jika Anda berpikir tentang karir di bidang keamanan dunia maya, Anda akan senang mengetahui bahwa prospek pekerjaan cyber security sekuat sebelumnya. Pekerjaan dalam bidang cyber security ini memiliki kisaran gaji tahunan rata-rata hingga $100,000 atau $50 per jam. Maka dari itu, tidak heran mengapa ada peningkatan jumlah pelamar yang ingin masuk ke lapangan. Beberapa perusahaan dan instansi saat ini sangat mengandalkan profesional terlatih untuk keamanan data dan jaringan. Simak informasi di bawah ini untuk mengetahui apa yang diperlukan untuk mendapatkan posisi di bidang cyber security.

Pendahuluan

Diperkirakan bahwa kejahatan dunia maya dapat merugikan dunia lebih dari $6 triliun per tahun pada tahun 2021. Ketakutan seputar peretas telah digarisbawahi oleh gangguan dalam proses politik, akun media sosial, dan banyak lagi. Ini telah membantu menggerakkan rekor jumlah lowongan pekerjaan untuk para profesional keamanan informasi. Ada sejumlah industri berbeda yang sangat membutuhkan keahlian semacam ini. Terlepas dari bidang politik, bank dan lembaga keuangan telah mengalami peningkatan serangan dunia maya yang lebih baru. 

Menurut sebuah Survey pada tahun 2016, bank mengalami rata-rata 85 percobaan pelanggaran data yang serius setiap tahun. 36% dari upaya tersebut mengakibatkan peretas berhasil mendapatkan beberapa informasi sensitif. Selain itu, industri perawatan kesehatan intensif informasi juga telah menyatakan perlunya meningkatkan kemampuan keamanan informasi mereka setelah serangan ransomware WannaCry 2017, sebuah aksi yang menghancurkan layanan kesehatan nasional di seluruh dunia.

University of California, San Francisco baru-baru ini mengalami serangan dunia maya hanya beberapa bulan yang lalu. Pada tanggal 1 Juni, penjahat dunia maya menggunakan malware NetWalker untuk mengenkripsi data di server fakultas kedokteran universitas. Mahasiswa dan fakultas sama-sama diberitahu bahwa mereka tidak akan dapat mengakses perangkat mereka sampai tebusan dalam cryptocurrency dibayarkan. Secara total, universitas terpaksa menyerahkan $ 1.14 juta untuk memulihkan data terenkripsinya. Maka dari itu, banyak orang yang berharap untuk posisi cyber security akan dipenuhi dengan cukup banyak peluang kerja. Memang saat ini profesional cyber security sangat diminati. Terdapat beberapa jenis-jenis pekerjaan dalam bidang cyber security, simak pembahasan dibawah ini ya.

Bertugas melindungi server dari serangan maupun ancaman. Source: www.google.com
Bertugas melindungi server dari serangan maupun ancaman. Source: www.google.com

Jenis-Jenis Pekerjaan Dalam Bidang Cyber Security

Tenaga kerja cyber security sangatlah beragam dan terdiri dari individu yang berspesialisasi dalam bidang unik. Simak informasi di bawah ini untuk menjelajahi berbagai macam spesialisasi dalam bidang cyber security.

1. Security Specialist

Banyak orang yang tertarik untuk menjadi Security Spesialist. Posisi entry-level ini membutuhkan gelar sarjana (S1). Security Spesialist memiliki tanggung jawab untuk dapat melindungi perangkat lunak dan sistem keamanan jaringan. Mereka harus mengawasi pembaruan dan peningkatan pertahanan, memantau administrasi, memastikan semua tools berjalan dengan baik, dan mengembangkan persyaratan keamanan khusus sistem.

2. Incident Responder

Incident Responder menanggapi peretasan informasi dan keadaan darurat. Mereka yang mengetahui pertama kali jika terjadi cyber attack dan membantu mencegah serangan besar terjadi lagi. Mereka juga harus dapat mengenali kerentanan yang ada dalam jaringan atau sistem, mengawasi sistem dan aplikasi untuk aktivitas yang mencurigakan, menjalankan tes penetrasi, analisis risiko, dan audit. Selain itu, mereka harus dapat mengembangkan sistem untuk menyebarkan kesadaran selama keadaan darurat dan dapat menyampaikan semua informasi yang diperlukan kepada penegak hukum. Laporan insiden yang disusun dengan baik juga harus dibuat dan diserahkan kepada atasan atau pihak manajemen. 

3. Security Administrator

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun