Mohon tunggu...
Okky Dinova
Okky Dinova Mohon Tunggu... Full Time Blogger - just your normal "weird" guy

Resensi Film / Serial TV / Video Game dan berbagai tulisan "iseng" lainnya XD http://okkydinova.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Resensi Film "Toy Story 4", Semoga Ini yang Terakhir

26 Juni 2019   00:29 Diperbarui: 26 Juni 2019   07:33 1402
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Overview

sumber : rogert ebert
sumber : rogert ebert

2 tahun setelah akhir dari "Toy Story 3", Bonnie masih bermain dengan mainan-mainan warisan dari Andy, namun entah mengapa Bonnie mulai menjauhi Woody dan lebih memilih untuk bermain dengan mainan lainnya. Tapi hal ini tidak membuat Woody putus asa, bahkan Woody sampai rela untuk menyusup ke tas milik Bonnie saat hari orientasi TK dimulai meskipun TIDAK BOLEH MEMBAWA MAINAN. Karena jasa Woody juga Bonnie mampu melewati masa orientasi meskipun hal ini akan membawa masalah baru yang bernama "Forky".

Forky sendiri adalah sebuah mainan yang dibuat oleh Bonnie dari berbagai "sampah" . Forky yang tiba-tiba memiliki "jiwa" tentunya membuat heboh mainan Bonnie yang lainnya. Forky sendiri ternyata menderita "existential crisis" karena tidak mengerti mengapa dia "tercipta". Kelak Forky akan hilang dan hal ini membuat Woddy harus berpetualang untuk mengembalikannya kepada Bonnie, dan siapa sangka Woody akan bertemu dengan teman lamanya dalam perjalannya kali ini. Dapatkah Forky kembali ke tangan Bonnie ???

Diluar premis cerita yang cukup "aneh" (Bonnie bisa menciptakan "mainan" ???), "Toy Story 4" mampu menghibur penonton dengan caranya tersendiri, bahkan kali ini ada elemen mengejutkan yaitu horor yang (hebatnya) ditampilkan dengan sangat cerdik dan menakutkan (baca : jumpscare yang ada sangat efektif XD). Untuk Kualitas animasi saya tidak ingin berkomentar karena saya harus menjadi S3 di bidang animasi jika ingin mengkritik kualitas studio Pixar XD.

Tapi saya memiliki beberapa "kritik ngaco" yaitu :


    • cerita yang TERLALU berfokus kepada Woody, hal ini membuat mainan Andy lainnya terlihat kurang berguna

    • keputusan Bonnie tentang Woody yang tidak konsisten (namanya juga anak-anak XD)

    • Epilog yang kurang "sempurna" (nasib beberapa mainan tidak dijelaskan)

    • Kalah dengan dirinya sendiri (baca : "Toy Story 3")

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun