Okky Dinova
Okky Dinova masih nganggur XD

Resensi Film / Serial TV / Video Game dan berbagai tulisan "iseng" lainnya XD visit my blog here (karena terkadang saya memotong beberapa konten dengan alasan spoiler / tidak pantas) http://okkydinova.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

[Resensi Serial TV] The Flash Season 4, Otak vs Otot

13 Juni 2018   07:34 Diperbarui: 13 Juni 2018   09:44 945 0 0
[Resensi Serial TV] The Flash Season 4, Otak vs Otot
sumber : comicbook

SUPER SPOILER ALERT!!!

THE FLASH SEASON 1-2 REVIEW

THE FLASH SEASON 3    REVIEW

 Prolog

Selama 3 Season penonton disuguhi aksi heroik The Flash dalam menyelamatkan Central City, apalagi saat The Flash merusak Timeline XD. Karena dinilai sudah merubah banyak Timeline akhirnya Barry Allen dihukum oleh Speedforce dengan cara diminta untuk tinggal di dalam Speedforce demi menstabilkan situasi yang ada.

Dengan menghilangnya Barry, Team Flash harus mencari cara untuk melindungi Central City, dan jujur saja sebenarnya konsep "Tidak ada Flash" ini sangat bagus untuk dieksplorasi. Sayangnya season 4 LANGSUNG dimulai dengan kembalinya Barry Allen dari Speedforce -_-.

Overall, ini adalah season terlemah dari serial ini karena semakin membuktikan jika The Flash bukanlah sosok pahlawan yang kita butuhkan karena semua masalah dalam season ini (kembali) disebabkan oleh dirinya, selain itu season kali ini kembali mengulangi formula 3 season flash sebelumnya (Flash kalah -> konsultasi ke Team Flash -> musuh kalah) yang seharusnya sekarang sudah terlihat "basi", bahkan karakter yang ada sudah tidak semenarik season sebelumnya meskipun saya masih memiliki 2 karakter favorit.

Dan yang terpenting, banyak orang mulai berhenti menonton serial ini karena aksi SATU KARAKTER yang semakin menyebalkan (tentunya sudah bisa anda menebak bukan XD ???).

Kembalinya Si Perusak Timeline

6 bulan tanpa kehadiran The Flash seharusnya bisa digunakan untuk menggambarkan kehidupan Team Flash dalam melindungi Central City (minimal 2-3 episode), apalagi masih ada Kid Flash yang jarang sekali mendapat perhatian. Sayangnya ide bagus itu harus musnah karena Barry Allen langsung kembali dari Speedforce dengan solusi "maksa banget" dari Cisco.

Penyebab lainnya adalah Central City kedatangan sebuah villain dengan sebutan "Samuroid" yang meminta Flash untuk menghadapi dirinya, bahkan dia menculik Iris untuk mencapai keinginannya. Team Flash yang tidak bisa menghadapi Samuroid akhirnya mereka memanggil "paksa" Barry dari Speedforce. Meskipun awalnya Barry terlihat seperti "orang gila" (yang menandakan jika hidup di Speedforce = neraka), diculiknya Iris berhasil membuatnya kembali waras dan akhirnya dapat mengalahkan Samuroid. Lalu Season 4 dimulai.

Oh ya, Samuroid itu sebenarnya hanya tipikal robot canggih tanpa kecepatan super, tapi anehnya Kid Flash malah tidak bisa mengejarnya -_-, dan dibalik semua itu ada sosok misterius yang sudah merencanakan kembalinya Barry Allen.

Terakhir, kembalinya The Flash tentu saja membuat Kid Flash kurang mendapat sorotan dan kelak memilih untuk bergabung dengan serial TV lain XD.

Story

Kembalinya Barry Allen membuat masalah baru dengan terciptanya berbagai Metahuman yang terpapar elemen Dark Matter saat Barry keluar dari Speedforce. Tentunya tugas Team Flash saat ini adalah mencari para Metahuman yang disebut sebagai "Bus Metas", tapi dibalik itu semua ada misterius dengan julukan "The Thinker" yang akan meneror kehidupan Barry Allen dengan menggunakan kepintaran miliknya. Bisakah The Flash menyelesaikan semua masalah ini ???

Cerita berjalan cukup lambat karena diisi dengan berbagai subplot dan episode filler yang beberapa terlihat cukup menarik, tapi overall menjadi mengecewakan karena Villain kali ini memiliki kekuatan berupa kepintaran yang menandakan jika DeVoe adalah orang yang sabar XD.

Season 4 juga kembali membuktikan jika The Flash masih membutuhkan peran dari teman-temannya untuk menyelesaikan masalah yang ada. Seharusnya hal ini tidak mengganggu, tetapi setelah 3 season dengan formula serupa akhirnya saya merasa jika konsep ini mulai "basi", apalagi saya pribadi berharap jika The Flash sudah menjadi sosok kuat bagai dewa setelah tinggal di Speedforce selama 6 bulan.

Jangan lupa jika gelar "Fastest Man Alive" akhirnya pantas disandang oleh The Flash setelah kejadian dengan Savitar, jadi seharusnya The Flash digambarkan OP (Overpowered) dalam season ini dengan catatan masih bisa memberikan drama dalam bentuk The Thinker. Sayangnya hal ini tidak terjadi -_-

Dan jika anda bertanya dimana Julian "Draco Malfoy" Albert berada ??? dia sudah kembali ke London dan tidak muncul dalam season ini -_- (padahal saya pribadi mulai senang dengan karakter ini).

Characters


Barry Allen (Grant Justin) a.k.a The Flash

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5