Mohon tunggu...
Teguh Hariawan
Teguh Hariawan Mohon Tunggu... Traveller, Blusuker, Content Writer

Blusuker dan menulis yang di Blusuki. Content Writer. "Menyurat yang Silam, Menggurat yang Menjelang " : (Nancy K Florida)

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Jika Pandemi Belum Berakhir, Apakah Guru Swasta Dirumahkan (Unpaid)?

1 Mei 2020   22:52 Diperbarui: 2 Mei 2020   03:34 656 62 14 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Jika Pandemi Belum Berakhir, Apakah Guru Swasta Dirumahkan (Unpaid)?
Kegiatan belajar di luar sekolah

"Semoga Pandemi Covid-19 segera Berlalu"

"Selamat Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2020"

Jika pandemi belum usai, bisa jadi guru sekolah swasta akan dirumahkan. Unpaid, alias gajinya tidak dibayarkan lagi. Lho, kok bisa?


Sekarang sudah awal  Mei 2020. Kegiatan Belajar Mengajar  (KBM) daring masih berlangsung.  Sudah lebih dari 1,5 bulan lho, KBM daring ini.  Apakah siswa sudah jenuh? Bisa jadi. Maka segala jurus KBM daring harus terus digali, diasah dan diimplementasikan. Agar siswa tetap setia di depan gadget masing-masing sesuai jadual. Itupun jika tak ada kendala -tak punya HP, tak punya paket internet, sinyal lemot- dan seabreg kendala KBM daring lainnya. 

Karena memasuki Bulan Ramadhan, maka KBM  daring pun diselingi kegiatan Pondok Ramadhan.  Daring juga bentuknya.  Selain mencermati  ceramah melalui video, siswa juga membuat laporan aktifitas kegiatan ibadah di rumah. 

Kegiatan KBM daring akan berakhir kira-kira sampai seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Jika  saat ini ada sekolah yang sudah menghentikan KBM daring, itu kebijakan internal saja. Silahkan saja.....

Nah,  karena KBM masih berlangsung (secara daring), maka ada alasan bagi sekolah untuk tetap memungut SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan).  Sampai bulan Juni 2020. Terutama di sekolah swasta. 

Sekolah negeri pun sama sebenarnya. Masih banyak yang narik SPP.  Beda sekolah swasta dan negeri, kalau sekolah swasta full operasional (belanja barang dan jasa juga honorarium guru) disuplai dari SPP,  serta ditunjang dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). 

Khusus sekolah menengah di Jawa Timur, setiap sekolah masih disuport dana BPOPP. Sejenis BOS juga, tapi dikucurkan oleh pemerintah provinsi. 

Kalau sekolah negeri, biaya Honorarium Guru sudah ditanggung pemerintah. Lha, mayoritas gurunya ASN (Aparatur Sipil Negara). Kalau di sekolah negeri ada Guru Honorer alias GTT, maka honorariumnya diambilkan  dari SPP atau BOS-nya. tapi ada juga lho bantuan/ tunjangan khusus guru honorer di negeri.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN