Mohon tunggu...
Puput Emilifia
Puput Emilifia Mohon Tunggu... Lainnya - Blog

Penulis yang berusaha menulis. Punya ribuan aksara pada sekat otak, namun sering kehabisan kata pada ujung jari jari. Mencoba percaya satu hal, penulis akan menemukan pembacanya sendiri. You can meet me at https://ask.fm/PuputEmilifia

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Waktu Hanyalah Angka

12 Juni 2017   15:16 Diperbarui: 13 Juni 2017   01:02 184
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Saat itu saya termenung. Di dadanya yang lapang..

Jika darah adalah merah

Maka kamu adalah nadi

Sesuatu yang pasti

Yang melenyapkan saya jika tidak ada

Saya mencintaimu dari setiap jengkal uratmu yang saling berpaut

Dan itu saya dapati kekal

Bisa kah kau menunggu sebentar lagi?

Bisakah kita menunggu lebih lama?

Sekarang atau nanti bukan kah sama saja?

Toh, saya mencintaimu tak pandang angka..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun