Ina Tanaya
Ina Tanaya ibu rumah tangga

Blogger, Penulis , Traveller

Selanjutnya

Tutup

Karir Pilihan

Raihlah Kesuksesan dengan "Softskill" Anda

12 Januari 2019   16:14 Diperbarui: 1 Februari 2019   19:17 654 5 1
Raihlah Kesuksesan dengan  "Softskill" Anda
shutterstock.com

Menyedihkan sekali jika ada orang atau sekelompok orang menganggap bahwa  suatu kesuksesan hanya dilihat berdasarkan ijazah yang dikantonginya.   Ketika seseorang sudah mendapatkan ilmu dan lulus dari S1, S2 bahkan S3 dan mendapatkan posisi terpandang /tertinggi , barulah dikatakan sukses. Namun, jabatan atau posisi tertinggi itu jadi jaminan bahwa orang itu sudah sukses dan bahagia?

Sukses jika dapat meraih pendapatan terbesar . Padahal pendapatan terbesar itu sangat relatif. Ketika kita baru masuk bekerja diterima sebagai "new start" dengan gaji Rp.5 juta , kita sudah merasa cukup.

Namun, saat bergaul dengan teman-teman yang punya jabatan lebih tinggi dari kita, kita mengganggp bahwa gaya hidup kita seharusnya sama dengan mereka. Lalu kita berusaha mati-matian untuk meraih yang lebih tinggi untuk mendapatkan yang lebih besar. Tentu jika promosi atas hasil kinerja yang baik itu tidak apa-apa. Tetapi sebaliknya jika motivasi kita berbeda untuk meraih sukses lebih besar karena untuk bisa  bersosialisasi dengan teman-teman yang gaya hidupnya mewah , hal ini tentunya tidka benar.

Apa parameternya untuk bisa mencapai kesuksesan?

Perlu diketahui bahwa ada 3 hal ternyata tidak terlalu berpengaruh terdapat kesuksesan yaitu NEM, IPK dan ranking.

Secara normal, untuk bisa dapat menempuh pendidikan hingga S3, kita harus menempuh hampir 22 tahun. 1 tahun di TK, 6 tahun SD, 6 tahun SMP dan SMA, 4 tahun S1, 5 tahun S2 & S3.

Ada seorang profesor yang telah mengajar selama hampir 15 tahun di universitas di 3 negara maju seperti AS, Korsel, Australia dan juga di tanah air.  Namun, saat profesor itu kembali ke Indonesia beliau menila betapa tidak relevannya ketiga faktor itu terhadap konsep kesuksesan.

Faktor IQ hanya menempati di urutan ke-23.  Sementara anak yang nilai rapornya rendah pun ternyata tidak memiliki masalah .

Jika NEM anak tidak besar, dia mungkin tidak bisa diterima di sekolah favorit. Tetapi hasil riset menunjukkan bahwa hal ini pun tidak menimbulkan pengaruh terhadap kesuksesan.

Softskill menjadi patokan utama atau mutlak dimiliki oleh mereka yang ingin peroleh suskes. Ada 10 faktor teratas yang mempengaruhi kesuksesan:

1.Kejujuran: 

Kelihatannya tidak penting, tapi untuk menjadi seorang pemimpin yang tertinggi, harus punya nilai kejujuran dan integritas terhadap dirinya maupun kepada orang lain. Jujur jadi suatu nilai tertinggi di antara semua nilai.

2.Disiplin keras

Siapa pun jika ingin meraih sukses tentu harus belajar, bekerja dan melatih dirinya dengan disiplin.  Disipin yang tangguh dan tinggi akan membuat orang menghargaiii diri kita.   Pekerjaan selesai tepat waktu akan dihargai oleh atasan atau klien yang memesan .

3.Mudah Bergaul

Ini kunci utama untuk setiap orang agar memperoleh network luas sehingga jaringan ini dapat membantu memperlancar setiap usaha yang kadang-kadang kita tidka tahu jalan keluarnya. 

4.Dukungan Pendamping:

Apakah itu suami/istri atau orangtua yang memberikan support saat kita tenggelam dalam pekerjaan yang begitu menjemukan atau dihadapkan kepada keputusan yang tidak kita harapkan seperti PHK, jika ada dukungan dari pihak keluarga, maka mental kita pun akan kuat untuk menghadapinya.

5.Kerja Keras

Salah satu yang penting dalam kesuksesan adalah kerja keras, artinya tak mudah putus asa. Jika menemukan kegagalan, dia tak menyalahkan orang lain atau menyalahkan hal yang belum dipelajarinya. Tetapi dia mau mengakui bahwa ada kekurangan dan dia akan melakukan sekali lagi untuk bekerja keras sampai tuntas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2