Mohon tunggu...
Hanif Sofyan
Hanif Sofyan Mohon Tunggu... Freelancer - pegiat literasi walkingbook.org

acehdigest.blogspot.com, acehportrait.blogspot.com De Atjehers series 1-2: Dari Serambi Mekkah Ke Serambi Kopi;

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Tiga Kembar Identik, Ketika Takdir Mengalahkan Kelas Sosial

23 September 2022   21:56 Diperbarui: 27 September 2022   10:08 53 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasigambar-film-kompas.id

Kelahiran kembar umumnya menjadi fenomena yang menakjubkan sekaligus unik. Apalagi jika bayi yang lahir adalah kembar empat identik, seperti yang terjadi pada 12 Juli 1961. Keempat bayi itu kemudian diketahui identik dalam hampir segala hal mengenai perilaku. 

ilustrasi gambar-tiga kembar identik-What to Know About Nature vs. Nurture/nytimes.com
ilustrasi gambar-tiga kembar identik-What to Know About Nature vs. Nurture/nytimes.com

ilustrasi-What to Know About Nature vs. Nurture/nytimes.com
ilustrasi-What to Know About Nature vs. Nurture/nytimes.com

Meskipun kisah ini adalah sebuah film dokumenter, namun muasal ceritanya luar biasa itu berasal dari kisah nyata. Kisah tentang hidup mereka dikemas dalam sinema berjudul Three Identical Strangers (Tiga Orang Asing yang Identik).

Apa yang menarik dari kehidupan mereka yang mengenaskan, bahkan dinilai kelam dan kejam nasibnya, ternyata adalah bagian dari sebuah eksperimen yang sangat mengejutkan di dunia yang tak pernah diublikasi karena absurd.

Kisahnya diawali dengan kelahiran empat jabang bayi kembar identik, hanya sayangnya salah seorang diantara mereka tak berumur panjang. 

Dan meski ketiga lainnya dinyatakan sehat, namun buruknya ekonomi menyebabkan sang ibu menawarkan ketiganya untuk diadopsi di bawah salah satu agen adopsi yang terkenal saat itu, The Louise Wise Adoption Agency. Tujuannya tidak lain karena motif ekonomi dan sedikit harapan agar anak-anak mendapat kehidupan lebih baik.

Dari sinilah awal kisah eksperimen yang menghebohkan itu dimulai. Agensi itu melakukan tindakan yang sangat aneh, dengan memisahkan ketiga kembar itu, dengan cara menyerahkan kepada para pengadopsi seolah-olah mereka adalah "anak-anak tunggal" dari orang tua yang berlainan!.

Maka masing-masing keluarga peng-adopsi merekalah yang kemudian menentukan bagaimana nasib masing-masing anak tersebut. Namun lembaga adopsi itu melakukan hal yang tidak biasa. 

Dengan sengaja mereka menyerahkan masing-masing anak kepada tiga keluarga berbeda untuk mengadopasi tanpa mengetahui ada dua lainnya. Ketiga keluarga itu membesarkan masing-masing dari anak ini tanpa mengetahui bahwa mereka memiliki dua saudara lelaki identik yang berbagi 100 persen genom yang sama.

ilustrasi gambar-genom-sindonews
ilustrasi gambar-genom-sindonews

Genom, dalam genetika dan biologi molekular modern, adalah keseluruhan informasi genetik yang dimiliki suatu sel atau organisme, atau khususnya keseluruhan asam nukleat yang memuat informasi tersebut. Intinya mereka berasal dari ayah dan ibu yang sama---dari indung telur yang sama.

Mengapa eksperimen itu harus dilakukan?. Ternyata ada dua alas an yang mendasarinya.

Hukum dan kebijakan.

Nah, kebijakan agen adopsi yang harus dilakukan pada saat itu adalah memisahkan semua anak kembar ke dalam keluarga yang berbeda. Kebijakan ini muncul karena saran seorang psikiater anak bernama Viola Bernard. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan