Mohon tunggu...
Hanif Sofyan
Hanif Sofyan Mohon Tunggu... Freelancer - guru terbang, pembelajar bisnis, pegiat literasi, trainer

acehdigest.blogspot.com, acehportrait.blogspot.com Penulis Buku Kolaborasi, De Atjehers series 1-2: Dari Serambi Mekkah Ke Serambi Kopi;

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Kenapa Timnas Mulai Berlomba Memilih Korean-Coach?

18 Januari 2022   00:56 Diperbarui: 22 Januari 2022   16:36 189 7 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

bola sport.com

shin-tae-yong-ingin-wasit-di-pia-20211115051451-61e5c96d4b660d5a4b032b12.jpg
shin-tae-yong-ingin-wasit-di-pia-20211115051451-61e5c96d4b660d5a4b032b12.jpg
tribunwiki.com
tribunwiki.com
tribunwiki

Ternyata bukan cuma K-drama dan K-Popnya yang menjangkiti kita saat ini. Kini dunia persepakbolaan ASEAN juga mulai mendatangkan para pelatih asal negeri ginseng. 

Dari sepuluh negara ASEAN yang punya timnas; Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, , Laos, Kamboja, Brunei, Filipina, dan Myanmar, 4 timnas di deretan awal, dilatih oleh pelatih asal Korea Selatan. 

Tentu saja ini bukan sembarang tren. Kata orang, hasil tak pernah membohongi usaha, STY membuka jalan ke arah itu.

Jadi padanan yang tepat untuk menyebut trend baru itu barangkali K-Coach, alias Korean-Coach,  alias pelatih asal Korea. Apa sebenarnya kelebihan dan daya tariknya?. Apa karena latah dengan K-Pop-nya atau karena sebab kisah kemenangan penuh drama timnas Indonesia di Piala AFF 2020 kemarin?.

STY=The Right Man?

Meskipun timnas Indonesia, telah digawangi oleh 5 pelatih orang asing, tapi baru di tangan STY terlihat ada perubahan signifikan. Bisa jadi ini soal pendekatan, atau faktor budaya yang tidak terlalu jomplang. 

Apalagi Korea, telah menjadi sebuah kultur kedua, setelah budaya Indonesia sendiri, yang sangat populer di tanah air sejak kehadiran K-Pop.

Mau tidak mau mindset orang tentang sosok STY juga terbawa ke arah sana. STY bahkan sempat di undang hadir dalam acara live di CNNIndonesia di ruang khusus tentang bahasa Korea, sekedar menjadi narasumber bercerita tentang bola dan kabar keberadaannya selama di Indonesia, lengkap dengan bahasa Korea sebagai bahasa komunikasinya.

Di awal keterlibatannya sebagai pelatih timnas, menurut kabar, STY bahkan mengunjungi Korean Cultural Center yang berada di Jakarta, untuk belajar budaya Islam di sana. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan