Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... Guru Blogger Indonesia

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Alhamdulillah Sudah 21 Tahun Usia Pernikahan Kami

8 Maret 2019   23:30 Diperbarui: 8 Maret 2019   23:42 62 0 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Alhamdulillah Sudah 21 Tahun Usia Pernikahan Kami
Renungan

Malam sudah larut. Teman sekamar sudah tidur. Entah kenapa saya belum bisa tertidur juga. Akhirnya, saya putuskan saja untuk menulis di kompasiana. Sebuah blog yang saya kenal sepuluh tahun lalu.

Hari ini, 8 Maret 2019 adalah hari pernikahan kami yang ke-21 tahun. Kami menikah di kota Bandung pada 8 Maret 1998. Tempatnya di gedung padepokan seni jalan lingkar selatan bandung. Waktu itu saya tak punya uang banyak untuk menikah. Namun berkat pertolongan Allah, dating rezeki tiba-tiba. Semua biaya pernikahan kami alhamdulillah terpenuhi.

Kalau ditanya jumlahnya berapa saya tidak tahu. Sebab uang yang masuk mengalir begitu saja. Kalau niat kita kuat untuk menikah, Insya Allah doa-doa kita akan diijabah Allah. Itulah yang saya lakukan ketika dulu hendak menikah di Bandung.

Alhamdulillah saat itu kedua orang kami masih hidup semuanya. Sekarang tinggal mak Esih saja yang masih hidup. Bapak dan ibu saya sudah meninggal. Begitu juga bapak mertua saya. Tinggal ibu mertua masih berada di bandung. Semoga mak esih sehat selalu.

Sudah dua kali ulang tahun pernikahan kami dilakukan di tempat berbeda. Dulu saya sedang tugas di negara Jepang dan sekarang ditugaskan belajar ke negara China. Dua negara maju yang saya saksikan sendiri teknologinya. Sayangnya di china jarang ada masjid dan musholla. Jadi kami kesulitan tempat untuk sholat jumat dan melaksanakan sholat berjamaah. Kalau di Jepang masih cukup banyak tempatnya.

Di dalam kamar 2310 penginapan kampus CUMT atau dormitory, saya mengenang kembali perjalanan pernikahan kami. Memang tidak mudah membangun rumah tangga yang sakinah dan mawaddah. Suami istri harus saling melengkapi.

Barusan nonton live streaming tvone lewat internet. Seorang suami tega membunuh istrinya sendiri. Bahkan istrinya dimuntilasi dan dibakar di daerah karawang, jawa barat. Sungguh sadis sekali suaminya itu. Saya tak habis piker melihat kelakuan suaminya itu.

Seharusnya berumah tangga itu harus saling asah, saling asuh dan saling asih. Suami istri harus rukun dan membangun rumah tangga bahagia di dunia dan akhirat. Jadi kalau yang satu marah, maka yang lain mengalah. Kalau sudah tenang, barulah saling memaafkan.

Setelah menikah di tahun 1998, saya boyong istri saya ke rumah baru di Cibitung. Sempat kami menumpang di rumah kakak saya, karena rumah kami direnovasi. Alhamdulillah, di rumah itu lahir 2 orang anak yang cantic-cantic. Pertama Intan dan kedua Berlian. Selisih 5 tahun jaraknya. Tapi pakaiannya sudah lebih besar adiknya.

Ketika ayah saya meninggal, kami pindah ke Jatibening dan menempati rumah orang tua saya. Rumah keluarga itu kami beli dengan cara mencicil ke kakak dan adik saya. Sejak tahun 2007 kami tinggal di Jatibening Bekasi dan rumah lama kami kontrakkan hingga saat ini.

Perjalanan rumah tangga kami memang tidak mulus. Ada saja kerikil kerikil kecil yang menghampiri rumah tangga kami. Pernah suatu ketika istri ngambek dan pulang ke rumah orang tuanya di Bandung. Kesalahan ada pada saya yang keras kepala. Tapi kemudian saya sadar, bahwa harus ada yang mengalah agar masalah dapat diselesaikan dengan baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN