Mohon tunggu...
Kris Wantoro Sumbayak
Kris Wantoro Sumbayak Mohon Tunggu... Guru - Pengamat dan komentator pendidikan, tertarik pada sosbud dan humaniora

dewantoro8id.wordpress.com • Tak limpah materi, tapi membeli buku. Tak pintar, maka terus membaca.

Selanjutnya

Tutup

Finansial Artikel Utama

Sesusah-susahnya Hidup, Paling Enak Tanpa Utang

5 Januari 2022   01:55 Diperbarui: 5 Januari 2022   11:17 854 18 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi berutang | Dokumentasi Shutterstock

Lebih besar pasak daripada tiang

Itulah kutipan favorit bagi mereka yang sudah bekerja keras, tuntas dan ikhlas tapi belanga masih saja bolong. Termasuk aku, hehe

Tapi, biar gaji seseorang berkali lipat dari UMR, bisa saja tetap terjerat utang jika tidak dikelola dengan baik.

Bolehkah kita berutang?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, ada pertanyaan lebih mendasar untuk dikupas, "utangnya untuk apa?" Semoga bukan untuk "nafas" harian, padahal sudah ada gaji bulanan. 

Berutang untuk biaya atau kebutuhan sekolah anak, wajar. Itu jalan ninja orang tua agar anaknya mendapat masa depan yang lebih baik.

Utang untuk HP, mobil baru, rumah mewah, pesta pernikahan atau sekedar memoles diri? 

Berlebihan, karena toh kita tak langsung kenyang dengan itu. Bahkan jadi kerugian semata kalau tak sanggup untuk membayar. Kecuali misalnya dijalankan untuk berbisnis, malah bisa mendapat keuntungan.

Maka, jawaban atas pertanyaan di atas, boleh, asal sanggup membayar.

Tren Utang lewat pinjol

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Finansial Selengkapnya
Lihat Finansial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan