Mohon tunggu...
wahyuning fatimah
wahyuning fatimah Mohon Tunggu... Guru - Guru

Menulis

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

PTS Vs Asesmen Sumatif

26 September 2022   09:10 Diperbarui: 26 September 2022   09:19 660 8 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Semangat PTS 2022

Pelaksanaan PTS dilaksanakan secara serentak di Sekolah Menengah Pertama di Jakarta. Jadwal yang seharusnya dilaksanakan 1 minggu lebih awal ini terpaksa harus mengaret karena ada kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer yang serentak dilaksanakan di Indonesia.  

Pada pelaksanaan kali ini, umumnya sekolah menggunakan sistem daring walaupun sekolah 100% tatap muka. Ada yang menggunakan CBT, GF, namun ada juga yang masih menggunakan paper dengan berbagai alibi; sarana dan prasarana tidak memadai, mengutamakan kejujuran siswa, memerlukan dana lebih, dan lain-lain.

Apapun bentuk ujiannya yang terpenting adalah semangat siswa dan guru dalam melakukan penilaian tengah semester ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan seorang guru dalam mengajar selama tiga bulan pertama.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk kelas 8 dan 9. Sedangkan untuk kelas 7, penamaan PTS sudah berubah menjadi asesmen sumatif. Wajibkah? Sesungguhnya tidak jika dikaitkan dengan berubahnya nama PTS menjadi asesmen sumatif tengah semester. Seperti yang telah kita ketahui bahwa asesmen dalam kurikulum merdeka ada tiga jenis asesmen yaitu asesmen for learning, asesmen of learning, dan asesmen as learning.  

Pada umumnya ketiga asesmen bertujuan untuk menilai pembelajaran yang dilaksanakan baik untuk guru maupun untuk siswa. Hasil asesmen akan dijadikan umpan balik dan  evaluasi strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru.

Asesmen sumatif adalah bentuk asesmen of learning, dimana jenis asesmen ini berfungsi sebagai evaluasi  pada akhir proses pembelajaran. Ada beberapa bentuk asesmen sumatif yang bisa kita lakukan yaitu:
 1) asesmen tertulis: refleksi, jurnal, esai, poster, tes tertulis
 2) asesmen tidak tertulis:diskusi, produk, presentasi, drama, tes lisan

Asesmen sumatif bertujuan untuk mengukur ketercapaian   tujuan pembelajaran yang dipelajari oleh murid, dan  meningkatkan kinerja pembelajaran guru.

Pada bentuk asesmen tertulis inilah merupakan dasar dilaksanakan asesmen sumatif yang menggantikan posisi PTS pada kurikulum merdeka.

Apapun bentuk asesmen yang dilakukan, tetap harus berpedoman pada falsalah pendidikan Ki Hajar Dewantara yaitu menuntun murid sesuai dengan kodratnya untuk mencapaia kebahagiaan dan kesejahteraan yang setinggi-tingginya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan