Mohon tunggu...
Wa Ode Nur Hasadah
Wa Ode Nur Hasadah Mohon Tunggu... Musisi - Mahasiswi FISIP Universitas Prof. Dr. Hamka

Madu ditangan kanan mu, racun ditangan kirimu. Tetapi jodoh tetap ditangan Tuhan👍

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pentingnya Pemahaman Komunikasi Islami untuk Dakwah Seorang Dai

14 Januari 2022   07:34 Diperbarui: 14 Januari 2022   07:46 509
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sebagai seorang muslim, teman teman pasti tidak jarang mendengar tabligh, ceramah, tausiah, dakwah dan informasi tentang islam lainnya , baik itu melalui media sosial ataupun di masjid masjid yang kalian datangi setiap hari. Tahukah kalian bahwa seseorang yang sering kita saksikan ketika membawakan dakwah ialah seorang Da'i. 

Da'i adalah sebutan dalam Islam bagi orang yang bertugas mengajak, mendorong orang lain untuk mengikuti, dan mengamalkan ajaran Islam. Seorang dai terlibat dalam dakwah atau aktivitas menyiarkan, menyeru, dan mengajak orang lain untuk beriman, berdoa, atau untuk berkehidupan Islam.

Perlu diketahui bahwa  ilmu yang digunakan dalam penyampaian dakwah tersebut tidak sembarangan, namun harus dilandasi dengan dasar dan bukti yang kuat dari sumbernya. 

Sebuah pepatah mengatakan, "Guru tanpa buku akan melahirkan kejumudan, sedangkan buku tanpa guru akan melahirkan kesesatan" 

Hal Terpenting yang harus dikuasai seorang Da'i adalah komunikasi. Komunikasi merupakan proses interaksi yang dilakukan antara komunikator dan komunikan. Seorang pendakwah harus menguasai komunikasi yang baik dalam menyampaikan dakwahnya agar ilmu yang di jelaskan dapat diterima dan bermanfaat bagi pendengarnya. 

Berbicara mengenai komunikasi, setiap orang mempunyai bentuk komunikasi tersendiri dengan caranya sendiri.

 Bentuk komunikasi islami :

1. Pola Komunikasi Manusia dengan Penciptanya

2. Komunikasi intrapersonal

3. Komunikasi Kelompok

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun