Mohon tunggu...
Veronika Gultom
Veronika Gultom Mohon Tunggu... Programmer/IT Consultant - https://vrgultom.wordpress.com

IT - Data Modeler; Financial Planner

Selanjutnya

Tutup

Gadget

Logistik di Era Industri 4.0 Membuat E-Commerce Terus Naik Daun

30 November 2019   12:40 Diperbarui: 30 November 2019   12:48 274
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pernahkah Anda membayangkan belanja online, mulai dari memilih barang, memesan, membayar, dan kemudian melihat proses pengiriman mulai dari keluar gudang, diterima oleh supir pengantar barang, sampai di drop point, dan kemudian muncul pemberitahuan bahwa barang akan segera sampai di alamat Anda, dengan perhitungan waktu perkiraan sekian menit.

Semuanya itu sudah terjadi tanpa Anda harus melihat prosesnya. Kalaupun Anda mau melihat prosesnya, hanya tinggal divideokan saja....mungkin industri logistik dapat memasang kamera video dalam setiap prosesnya dan pelanggan diberi akses untuk melihat rangkaian prosesnya.

Tetapi untuk apa jika pelayanan selalu memuaskan? Tentunya kita tidak ingin repot membuang waktu untuk melihat prosesnya. Kita ingin tahu detail setiap proses biasanya karena ada masalah, entah paket hilang, tiba-tiba didalamnya ada barang terlarang, padahal pengirim dan calon penerima tidak ada hubunganya dengan barang tersebut. 

Tapi tidak usah khawatir, sudah ada scanner otomatis untuk mengenali barang-barang terlarang, jadi kasus seperti itu bisa dihindari lebih awal.  J&T express adalah salah satu penyedia jasa logistik yang sudah menggunakan scanner otomatis tersebut. 

J&T Express yang memiliki cakupan bisnis ke seluruh Indonesia, dengan 2000 drop point yang tersebar dan, secara data, dikelompokan sampai ke level kecamatan, berkomitmen untuk melayani setiap pelanggan dan setiap paket, secara jujur dan bertanggung jawab.

Semua itu hanya akan menjadi slogan jika tidak didukung oleh teknologi yang canggih serta orang-orang yang disiplin dan melek teknologi. Untungnya J&T Express nampaknya sudah menerapkan teknologi pendukung komitmen tersebut yang mengintegrasikan seluruh rangkaian proses logistik secara digital. Dan pastinya melatih orang-orangnya untuk dapat menggunakan teknologi tersebut.

Rantai Bisnis dan Rangkaian Proses yang Terintegrasi

Selain melayani nasabah perorangan, J&T Expres juga bekerja sama dengan pihak-pihak pengguna jasa seperti marketplace dan perusahaan-perusahaan pengguna jasa pengiriman logistik, yang juga sudah menerapkan teknologi digital. Semua pelanggan dapat mengakses system pengiriman paket melalui website J&T Express, baik dengan cara menginput melalui keyboard atau langsung terintegrasi "system to system" dengan database dari partner-partner yang berkerjasama.

Hal ini memungkinkan data lebih cepat masuk kedalam database untuk mendapatkan konfirmasi penjemputan paket dari system. Penjemputan yang dimaksud adalah penjemputan dari setiap titik/drop point, mulai dari titik point pertama sampai titik point terakhir. Titik point pertama bisa saja gudang pelanggan, atau tempat dimana J&T Express mengambil barang yang diserahkan oleh pelanggan.

Selanjutnya barang diambil oleh petugas, diberi label lengkap dengan barcode-nya, dan status didalam database langsung diganti dengan 'pick up', pada drop point tersebut.Proses berlanjut dengan mengirimkan paket ke drop point yang tersebar di seluruh Indonesia, sesuai pengelompokan area pengirimannya. Setiap langkah dilaporkan melalui system yang juga dapat diakses oleh pembawa paket dimana saja berada, sehingga jejak paket mudah dilacak.

Pengurutan Data secara FIFO (First In First Out)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun