Mohon tunggu...
Sosbud

Ghazaly Pemuda yang Torehkan Prestasi Lewat Berbisnis

16 Mei 2019   00:13 Diperbarui: 16 Mei 2019   00:20 0 0 0 Mohon Tunggu...
Ghazaly Pemuda yang Torehkan Prestasi Lewat Berbisnis
Foto yang Diunggah Zaly pada Akun Instagramnya


GhazalyImam Negoro merupakan mahasiswa Institut Pertanian Bogor. Lelaki kelahiranBogor 27 Februari 1997 ini memiliki segudang prestasi. Selain berhasil menjadijuara kedua dalam lomba Karya Tulis Pertanian Nasional, juara ketiga lombaDebat Ekonomi Syariah, dan menjadi Mahasiswa Wirausaha Terbaik IPB 2018, Ghazalyjuga berhasil mejadi juara kedua Pemuda Inspiratif Kota Bogor yang diadakanoleh Kemenpora berkat usaha yang dibangunnya. Yaitu GYZS dan Banana Pirates.

Awal mulaGYSZ terbentuk, ketika ia masih di jenjang semester satu. Ia dan ketigatemannya yaitu Ghifary, Abizar, dan Syamil mulai berpikir untuk membangunsebuah usaha. GYZS sendiri merupakan usaha dibidang konveksi kaos dan gelang.Selain berbisnis dibidang konveksi, Ghazaly atau yang kerap kali disapa Zalyini memiliki usaha berupa komunitas sosial traveling yang bernama BananaPirates. Usaha ini tidak hanya bisa melakukan travel atau jalan-jalan bersama,tetapi juga dapat melakukan kegiatan sosial bersama di negara-negara yangdikunjingi. Ide awal ketika membentuk Banana Pirates tercetus saat Zaly danbeberapa temannya melakukan perjalanan ke negara-negara ASEAN. Karena padadasarnya ia ingin membangun sebuah madrasah, sehingga ia sering melakukankegiatan sosial untuk umat muslim yang menjadi minoritas di beberapa negara-negaralain.

Meskiusahanya terbilang cukup sukses, Zaly juga sempat mengalami kegagalan. Tetapi,ia tidak pernah menyerah dan putus harapan terhadap usaha yang ia bangun.Ketika ia merasa gagal, ia tidak mengambil hati. Ia percaya bahwa pasti tetapada jalan untuk berhasil. Rasa kepercayaan itulah yang masih membuatnyabertahan sampai saat ini.

Hal yangmenjadi motivasi untuk menjalankan bisnis berawal ketika ia duduk di bangkuSMA. Zaly mengaku bahwa ia mendapat uang saku yang di bawah rata-rata, berbedadengan teman-temannya. Sedangkan, kebutuhan yang harus ia penuhi sangatlahbanyak.Salah satunya berbelanja barang secara online. Sejak saat itulah ia berpikir untuk menjadi bagian yangmenjual, bukan yang membeli.

Meskipunmeraih banyak prestasi, tetapi Zaly mengatakan bahwa ia merasa biasa sajakarena bukan apresiasi lah yang ia incar. Prestasi bisnis yang ia dapatkanjustru dapat ia gunakan untuk modal usahanya. Sehingga bagi dirinya, apresiasibukanlah tujuan utamanya, melainkan sebuah bonus.