Mohon tunggu...
Abdisita Sandhyasosi
Abdisita Sandhyasosi Mohon Tunggu... Psikolog - Penulis buku solo "5 Kunci Sukses Hidup" dan sekitar 25 buku antologi

Alumni psikologi Unair Surabaya. Ibu lima anak. Tinggal di Bondowoso. Pernah menjadi guru di Pesantren Al Ishlah, konsultan psikologi dan terapis bekam di Bondowoso. Hobi membaca dan menulis dengan konten motivasi Islam, kesehatan dan tanaman serta psikologi terutama psikologi pendidikan dan perkembangan. Juga hobi berkebun seperti alpukat, pisang, jambu kristal, kacang tanah, jagung manis dan aneka jenis buah dan sayur yang lain. Motto: Rumahku Mihrabku Kantorku. Quote: "Sesungguhnya hidup di dunia ini adalah kesibukan untuk memantaskan diri menjadi hamba yang dicintai-Nya".

Selanjutnya

Tutup

Beauty Pilihan

Awet Muda Versi Ma'e

23 November 2022   15:45 Diperbarui: 23 November 2022   15:52 206
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Setiap wanita tentu mendambakan awet muda. Mau tahu versi yang simpel dan minim biaya? Mungkin kita bisa coba versi Ma'e.

Siapakah Ma'e? Ma'e adalah wanita yang sudah berusia 60 tahun tetapi masih kelihatan muda. Setidaknya di mata anak-anak Ma'e.  Ada sih tetangga wanita  yang bilang Ma'e awet muda. Alasannya  rambut Ma'e masih banyak hitamnya. Kulit wajah Ma'e masih relatif kencang dan sedikit keriput dibandingkan emak-emak seusianya. Ma'e masih kuat berjalan kaki sejauh 3km. Asal jalan yang Ma'e lalui datar atau tak mendaki. Ma'e masih mampu bekerja sendirian di ladang seperti mencangkul tanah, membuat bedengan, menyabit rumput dan menimba air dari sungai ke tong sampai tong dengan volume 1000 liter penuh. Ma'e masih bisa membaca Al-Qur'an tanpa kaca mata. 

Apa sih resep awet muda versi Ma'e?  Resep Ma'e cukup simpel atau sederhana dan biayanya relatif murah. Bagi Ma'e awet muda itu identik dengan awet sehat. Dan awet sehat itu diperoleh dengan istikamah menjaga gaya hidup sehat. 

Gaya hidup sehat yang bagaimana? Disiplin makan makanan yang halal, bergizi dan thoyib atau baik bagi tubuh. Misalnya udang itu makanan yang halal dan bergizi  tetapi tidak baik bagi tubuh  A. Karena setelah makan udang A mengalami biduran. 

Mengingat saat ini virus corona masih mengancam tubuh setiap orang maka ke mana-mana Ma'e tetap disiplin pakai masker-selain mencegah serangan virus juga mencegah sengatan sinar matahari yang membuat kulit cepat keriput. Ma'e juga disiplin makan makanan yang dapat menangkal virus, terutama makanan yang rendah lemak dan tinggi protein. Contohnya telur rebus, pepes ikan, bothok tempe, tahu bacem, sayur bening bayam, kuluban labu Siam, sup wortel dan buah pisang serta minuman yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh seperti seduhan temulawak plus madu.

Apakah Ma'e menjalani perawatan  khusus? Ya. Kadang-kadang Ma'e suka mengolesi pangkal  rambutnya dengan minyak Zaitun. Karena Rasulullah shalallahu alaihi wasallam memakainya dan minyak Zaitun mengandung zat yang dapat  menghambat uban.  Kadang kala Ma'e memakai sabun kolagen yang ada minyak zaitunnya. Ketika hawa panas atau saat suhu badan Ma'e tinggi Ma'e melakukan masker wajah dengan irisan mentimun. Pada waktu-waktu tertentu Ma'e minta luluran masker kepada putrinya dengan bahan alami yang murah harganya seperti masker kunyit.

Apakah ada pantangan Ma'e? Ada. Yaitu  berpantang makan makanan yang ber-BTM (Bahan Makanan Tambahan) seperti mamin yang berperisa,  berbahan pengawet, dan  bersoda. Ma'e  berpantang bekerja berat sampai kelelahan. Ma'e hampir tak pernah hadir  di dapur orang yang sedang hajatan di desa. Biasanya mereka memasak di dapur sampai tiga hari tiga malam. Setiap hari Ma'e selalu mengalokasikan waktu untuk tidur siang--khususnya tidur setelah sholat Dhuhur--kecuali kalau ada urusan di ladang.

Apakah Ma'e  berolahraga? Ma'e tak punya dana untuk berolahraga ke tempat kebugaran. Ma'e  juga tak punya hobi berolahraga. Ma'e hanya  suka  berjalan kaki ke rumah teman. Berolahraga tanpa biaya dan mudah Ma'e lakukan. Pada waktu-waktu tertentu Ma'e berjalan kaki mengitari sawah sambil berdzikir, sholawat dan istighfar. Dengan begitu raga Ma'e selalu  bergerak dan jiwa Ma'e tak berhenti berdzikir. 

Adakah rahasia  awet muda Ma'e lainnya? Ada. Ma'e punya kebiasaan menulis di buku tulis khusus diari setiap hari. Isinya catatan saldo kas. Utang kalau ada utang.  Perlu diketahui Ma'e berusaha hidup tanpa utang. Kalau ingin membeli suatu barang Ma'e tak mau membeli secara kredit. Ma'e harus menabung dulu.   Perabot rumah Ma'e sangat sederhana. Baju-baju Ma'e nyaris belum ganti. Meskipun sudah Ma'e pakai bertahun-tahun. Prinsip Ma'e biarpun tak punya perabotan yang penting anak-anaknya bisa kuliah dan mondok. Hikmah hidup  tanpa utang Alhamdulillah membuat hati Ma'e selalu damai. 

Di  buku  tulis tersebut Ma'e juga mencatat  halaman terakhir tilawah dan beberapa kegiatan atau peristiwa pada hari itu. Terkadang Ma'e menulis katarsis di buku tersebut. Hal itu membuat beban psikis Ma'e berkurang. Sehingga Ma'e bisa "enjoy" menjalani hidup. 

Ma'e juga bergabung dengan komunitas penulis misalnya RVL (Rumah Virus Literasi) yang dikomandani Pak Much. Khoiri--dosen Unesa, penggagas RVL, penulis 90 buku. Di grup tersebut Ma'e bisa berbagi kisah dengan orang-orang yang hobi membaca dan menulis.  Dan apa yang dibagikan di grup RVL banyak konten positifnya.  Ada tranfer ilmu yang yang bermanfaat. Saling memberi komentar yang sopan. Sehingga literasi terawat dan ukhuwah terjaga. Hal ini tentu memantik rasa bahagia. Sehingga anggotanya tak cepat tua.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Beauty Selengkapnya
Lihat Beauty Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun