Mohon tunggu...
Muhammad Yusuf
Muhammad Yusuf Mohon Tunggu... Foto/Videografer - blog pribadi

mencintai lingkungan selayaknya mencintai diri sendiri

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Pendakian Gunung Sindoro dan Serangan Babi Hutan

3 Juli 2019   13:13 Diperbarui: 3 Juli 2019   14:05 423
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puncak Gunung Sindoro 3153 Mdpl | dokpri

       Gunung Sindoro adalah gunung volcano aktif dengan ketinggian 3153 Mdpl yang berada di Jawa Tengah, Temanggung sebagai kota terdekat, dan dikenal sebagai gunung kembar dengan gunung Sumbing, karena letaknya yang berdekatan. Saya memilih Jalur pendakian gunung Sindoro via Kledung karena jalur ini merupakan paling favorit bagi para pendaki, menuju basecamp aksesnya tidak sulit ditemukan karena berada di pinggir jalan besar dan balai desa Kledung, dengan treknya yang menantang, dan pemandangannya yang luar biasa indah.

       Sebut saja saya ucup dan teman saya Kriwil, kita berdua berangkat dari kediaman orang tua saya di Desa Medani, Kecamatan Cluwak, kabupaten Pati. Berangkat jam 12.30 dan sampai basecame Kledung jam 18.30, selama perjalanan mengandalkan google maps yang baik hati, bijaksana dan tidak sombong. Perjalanan santai tentunya, banyak istirahatnya karena dijalan hujan dan (maaf) bokong terasa panas duduk dimotor terus. Ketika waktu sholat maghrib kami berhenti di SPBU Temanggug dan berlama-lama istirahat, makan malam dan entahlah istirahat-istirahat lainnya.

       Riang gembira rasanya sampai di basecamp yang merupakan sebuah gedung lumayan luas karna memang gedung ini adalah balai desa Kledung. Kedatangan kami langsung di sambut oleh beberapa petugas yang membuka pintu dan mempersilakan motor beserta mahluk-mahluknya masuk ke dalam basecamp, ternyata sudah banyak pendaki didalam basecamp. 

       Di basecamp dapat melakukan persiapan, istirahat, tidur, makan, dengan fasilitas charger HP gratis, dan terdapat tempat penjualan souvenir yang buka 24 jam. Namun saya paling suka dengan kamar mandinya, entah bagaimana menggambarkannya, ternyata baru dibangun beberapa bulan yang lalu. Sangat berbeda sekali dengan di basecame gunung -- gunung yang lainnya. Di sini kamar mandinya bersih rapi dan bagus. Kami pun mengambil posisi mager (males gerak), dan saya langsung mengeluarkan sleepingbag, lalu ngorok indah mempesona.

       Jam 07.00 saya terbangun, bersiap-siap lalu sarapan. Dan tidak lupa mandi dengan air yang serasa  dari kulkas, Kriwil mengurungkan niat untuk mandi, karna tidak tahan dengan dinginnya air. Setelah beres semua, saya dan Kriwil mengurus registrasi pendaftaran. Registrasi (Simaksi) pendakian Gunung Sindoro Rp 15.000/orang, parkir motor Rp 5.000/motor. 

       Proses registrasi tidak begitu ribet, hanya diminta mencantumkan nama-nama rombongan, menyerahkan KTP asli dari ketua rombongan dan setelah itu diberi tiket dan selembar kertas peta pendakian serta diberi pengarahan secara standar : bawa kembali sampah, batas waktu berada puncak antara jam 07.00 sd 12.00, batas terakhir mendirikan tenda di Sunrise Camp, dan nomer telpon basecamp jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

       Dari basecamp menuju Pos 1 akan disajikan dengan pemandangan yang sangat indah, yaitu dengan adanya perkebunan warga dan melewati bebatuan yang tertata rapi. Namun jika ingin memacu adrenalin dan menghemat tenaga serta waktu bisa menggunakan ojek, hanya memakan waktu 15-30 menit ke Pos 1 dengan tarif Rp. 15.000,-/orang, atau menuju Pos 1 setengah dengan tarif Rp. 25.000,-/orang. Jika berjalan kaki memakan waktu 1,5- 2 jam ke Pos 1, dan 2-2,5 jam ke Pos 1 setengah, silakan memilih sesuai selera. untuk merasakan sensasi,  ketegangan yang luar biasa memacu adrenalin dan menghemat waktu kami memutuskan menggunakan ojek.

Pos 1 

Trek Pendakian dari pos 1 ½ sampai pos 2
Trek Pendakian dari pos 1 ½ sampai pos 2
       Saya dan kriwil memulai pendakian sekitar jam 09.30. Trek langsung menanjak tapi tidak terlalu terjal, beberapakali ada turunan, didominasi tanah dan batu dengan jalan berkelok-kelok, masih ada bonus dan sesekali bikin kesal karena banyak pohon tumbang menghalangi jalan yang membuat saya harus menunduk membawa si kulkas dua pintu, kadang jalan jongkok melewati pohon. Hutan masih terlihat rapat di jalur ini. Sangat okeh sekali sepanjang perjalanan saya menikmati keletihan namun selalu bersemangat, enjoy dan sangat suka dengan treknya. Pendakian dari pos 1 sampai pos 2 sekitar 1 jam.

Pos 2

Area Batu Longko
Area Batu Longko

       Pos 2 adalah lahan yang tidak terlalu luas, namun lumayan nyaman karena ada selter untuk berteduh. Trek menanjak didominasi tanah licin dan banyak bebatuan, masih ada beberapa pohon tumbang menghalangi jalan memaksa saya harus jalan jongkok lagi melewatinya, kadang saking malas jongkok saya hanya menunduk saja, sudah bisa di terka carrier tabrakan dengan si pohon, cover bag jadi korban lecet-lecet. Sekitar setengah perjalanan terdapat tempat bernama Batu Longko, tempat yang menggoda iman saya untuk beristirahat, walaupun sebenarnya saya tidak terlalu letih saat itu. Tak lama kemudian sampailah di pos 3.  Terhitung pendakian dan istirahat cantik dari pos 2 ke pos 3 adalah 1 jam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun