Novel

Ketika Hati Bicara

17 September 2018   13:52 Diperbarui: 17 September 2018   14:00 244 0 0

Mempunyai   seorang guru idola sudah hal yang biasa tapi jika ada murid yang jatuh cinta dengan sang guru idolanya apa yang terjadi?  Rizki Anindita, tokoh utama dalam novel Ketika Hati Bicara ini mempunyai sifat kedewasaan diatas rata-rata diusianya, pintar, mudah bergaul tapi kenapa sang idola menikah dengan perempuan lain? yang dijodohkan orang tuanya.

Nindita, pemeran tokoh utama wanita, sangat hancur berkeping-keping ketika melihat guru yang dicintainya menikah dengan wanita lain yang telah dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Yang pada waktu itu sang tokoh baru kelas XI.

Balas dendam yang disalurkan secara positif dengan meneruskan kuliah dan memperoleh pekerjaan yang mapan membuat sang tokoh bisa melupakan masa lalunya, apalagi dengan adanya laki-laki yang telah memasuki relung hatinya. Gadis itu berusaha sll berfikir positif untuk menerima rasa cinta itu.

Jalinan kasih dengan kekasihnya yang sudah beberapa tahun berlangsung tiba-tiba muncul orang ketiga yang tidak lain masa lalunya yang sempat mengisi hati dan pikirannya pd wkt SMA. Keteguhan hati untuk tdk mengingat masa lalu dan tdk  akan  menyakiti  calon suaminya. Niat itu akan terus tetap pada pendiriannya yakni menikah dengan kekasih    yang selama ini telah mengisi kehidupannya.

Namun apa yang terjadi? Kekasih yang diharapkan menjadi suaminya meniggalkannya tanpa kabar berita. Sang guru muda yang baru menyadari akan adanya cinta untuk Nindi menjadi cerita yang menarik diantara cinta segitiganya dengan sang istri yang bertolak belakang dengan apa yang di idam-idamkan ibundanya.

 Kekasih Nindi  yang telah kembali melakukan kesalahan fatal dengan mencoba memperkosa kekasihnya sendiri menjadi boomerang buat dia. Siapakah yang akan menjadi suami Nindi untuk lebih detailnya baca terus novel ini, perasaan kalian pasti akan terbawa haru birunya kisah ini.

Dalam novel Ketika Hati Bicara  nuansa religi yang memang untuk menjadi bahan masukan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nuansa peliknya permasalahan cinta yang hadir tidak cukup untuk dibiarkan tapi untuk diselesaikan dengan cara bijaksana.
Supaya pembaca tidak penasaran silahkan untuk membaca dan  bisa memetik hikmahnya dari sebuah novel religi karya terbaru Trisni Setya. NS ini yang banyak mengurai air mata. Sebelumnya juga ada novel Tuntunlah Aku di Jalan-Mu.