Mohon tunggu...
Toto Sukisno
Toto Sukisno Mohon Tunggu... Berlatih Berbagi Sambil Tertatih, Menulis Agar Membaca, Membaca untuk menunjukkan masih hidup

Orang Desa Yang Sedang Belajar Energi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Satu Kalimat Istri yang Membuat Hidup Serasa Kiamat (3)

22 Februari 2020   08:10 Diperbarui: 22 Februari 2020   08:12 458 6 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Satu Kalimat Istri yang Membuat Hidup Serasa Kiamat (3)
Dok: http//badry7.blogspot.com

Mohon maaf, bagian terkahir dari tulisan saya ini baru bisa diposting. Mudah-mudahan bermanfaat dan menghibur..

Ibarat pengemudi angkutan umum, kawan saya adalah seorang pengemudi yang harus membawa tiga orang penumpang yang sudah barang tentu memiliki karakter berbeda. Persoalannya, dua penumpang tersebut saling berebut untuk mendapatkan perhatian dan pelayanan yang sama, sementara yang satu penumpang hanya menginginkan jasa pengantarannya saja. 

Dalam perenungan akan perjalanan hidup yang telah dialaminya, kawan saya selanjutnya memutuskan untuk memisahkan daerah tempat tinggal antara istri keduanya dengan perempuan yang menjadi teman dekat nan penuh perhatian. 

Kerisauan yang mengganggu isi pikirannya adalah, meskipun perempuan yang menjadi teman dekat kawan saya tidak memiliki ikatan apapun dengan dirinya, tetapi kekuasaan teman perempuan tadi terhadap dirinya serasa tidak ada batas. 

Apapun yang diinginkan oleh sang teman dekat tadi terhadap kawan saya tadi niscaya harus dipenuhi. Yah, ibarat persamaan matematika, relasi antara keduanya tidak memiliki rule yang terdefinisi. 

Ujung-ujungnya, bila keinginan sang teman dekat tadi tidak terpenuhi meski hanya sepele menurut kebanyakan orang, nyawa kawan saya menjadi taruhan.

Nampaknya, teman perempuan kawan saya tadi tidak hanya berhubungan akrab dengan satu lelaki melainkan lebih dari satu. Artinya, keluasan relasi dengan pria yang dikenalnya dapat ia manfaatkan untuk kepentingan yang dimilikinya termasuk dengan kawan saya tadi. Inilah yang menjadi salah satu permasalahan besar yang hingga saat ini belum terselesaikan. 

Permasalahan besar ini terus menghantui kawan saya tadi, karena bila dia sampai berani mengecewakan atau bahkan menyakiti perasaan teman dekat tadi, nyawanya terancam. So, meskipun dalam hati kecilnya ada keinginan untuk memisahkan diri dengan teman dekat perempuan tadi, tapi nyali yang kawan saya miliki tidak cukup mampu untuk mewujudkannya bahkan hanya sekedar untuk menyampaikan. 

Saat sang istri kedua telah menghuni rumah di kota lain, maka sudah barang tentu pembagian waktu terhadap kedua perempuan yang masih mengharapkan perhatiannya menjadi dinamika hidup yang harus dijalani kawan saya. Dua hari ia habiskan waktunya bersama istri sirinya, sementara lima hari ia habiskan waktunya bersama dengan teman dekat perempuannya. 

Perempuan yang menjadi istri kedua pun tidak pernah mempersoalkan terkait dengan alokasi pembagian waktu tersebut, karena menurut anggapannya selama lima hari sang suami menghabiskan waktunya bersama istri pertamanya. 

Sejatinya, secara de facto hubungan dengan istri pertama sudah putus, meskipun secara de jure masih berstatus sebagai suami istri. Sudah beberapa tahun, kondisi seperti ini dijalani oleh kawan saya, meskipun fisik terasa lelah dan penat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN