Mohon tunggu...
Topeng
Topeng Mohon Tunggu... -

Seorang Pria Bertopeng, suka berteman dan cinta damai....\r\nsalam tertawa bahagia ... hahahahahahahahahahahahahahaha...

Selanjutnya

Tutup

Catatan

Anas, Bikin Pimpinan KPK Terbelah Tiga?

26 Januari 2012   13:08 Diperbarui: 25 Juni 2015   20:25 447
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sore hari mulai masuk. Tiba-tiba teman bertanya.
“Peng, lihat konferensi pers KPK siang tadi?”


Aku jawab. “Lihat. Ah, biasa-biasa saja. Cuma menetapkan MSG sebagai tersangka. Itu, kan kasus Cek Pelawat BI yang sudah lama. Sekaliiiii......”


“Bukan itu, maksudku...” potong sang teman.
“Lantas, apa maksudnya teman?” tanyaku.


Lalu, sang teman memberikan penjelasan padaku. Bla.. bla.. bla...
Dengan memakai kemeja putih lengan panjang, Ketua KPK, Abraham Samad hanya ditemani Juru Bicara KPK, Johan Budi. Sementara pimpinan KPK yang lain, Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Zulkarnain, dan Adnan Pandu Praja justru tidak terlihat.


Didampingi Johan, Abraham dengan santai menjawab sejumlah pertanyaan dari para wartawan.  Johan yang duduk tepat di samping kanannya, sesekali ikut membantu dalam menjawab pertanyaan wartawan.


Diakhir penjelasan, kalimat tanya keluar. “Paham, Peng?”
Hahahahahahahahahahahahahaha......


“Meneketehe... apalagi paham......” jawabku sekenanya.
Hahahahahahahahahahahahahahahaha...


“Peng.. peng.. bodoh, kok terus kamu pelihara.....”
Hahahahahahahahahahahahahahahahahhaha....


Temanku mengulangi penjelasan. Katanya, gara-gara kasus Anas, pimpinan KPK menjadi terpecah tiga.


“Ah, masa sih....” potongku lagi..


Pimpinan KPK berinisial AS ingin segera menetapkan Anas sebagai tersangka. Dua pimpinan lain, BM dan BW justru menolak untuk segera menetapkan tersangka. Sisanya, Z dan APP “abstain”, alias cari aman.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Catatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun