Mohon tunggu...
Tonny Syiariel
Tonny Syiariel Mohon Tunggu... Lainnya - Travel Management Consultant and Professional Tour Leader

Travel Management Consultant, Professional Tour Leader, Founder of ITLA

Selanjutnya

Tutup

Music Pilihan

John Lennon, "Imagine" dan Hari Perdamaian Internasional

21 September 2021   10:12 Diperbarui: 21 September 2021   10:20 881
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Lennon menyanyikan lagu Give Peace a Chance. Sumber: Roy Kerwood / wikimedia

Apartemen Lennon berada di lantai 7 Apartemen Dakota-New York. Sumber: Ajay Suresh /the Dakota/ wikimedia
Apartemen Lennon berada di lantai 7 Apartemen Dakota-New York. Sumber: Ajay Suresh /the Dakota/ wikimedia
Penembakan itu terjadi ketika penyanyi tenar itu sedang berjalan menuju apartemen mewahnya, The Dakota, yang terletak di seberang Central Park, New York. Apartemen yang juga tidak jauh dari Memorial sang legenda yang kemudian dibangun untuknya di taman terkenal di jantung Manhattan itu.

Chapman konon dibuat marah oleh gaya hidup Lennon dan terlebih lagi beberapa ungkapannya yang kontroversial. Seperti pernyataan bahwa "Beatles lebih populer dari Jesus". Begitu pula beberapa lirik dalam lagu-lagu Lennon, khususnya di lagu berjudul "God" dan "Imagine".

Foto John & Yoko dan peringatan setelah kematiannya. Sumber: www.smoothradio.com/ Getty
Foto John & Yoko dan peringatan setelah kematiannya. Sumber: www.smoothradio.com/ Getty
Kalau lirik lagu "God" lebih sulit diterima, tidak demikian dengan "Imagine". Lirik lagu indah ini begitu dalam menyuarakan asa perdamaian. Dan itulah sesungguhnya pesan utama yang hendak disampaikan John Lennon. Sebuah lagu yang menggambarkan sebuah harapan. Sebuah dunia yang damai, tanpa perang. Dunia tanpa penindasan apapun.

Akan tetapi, bagi segelintir pendengar, termasuk Chapman, beberapa baris lagu tersebut dianggap bak menentang kemapanan gereja kala itu. Coba saja simak baris pertama lagu itu, yakni "Imagine there's no heaven". Lirik ini dianggap sangat provokatif saat itu. Seakan menentang semua agama yang percaya akan keberadaan surga.

Seorang penggemar Lennon di depan John Lennon Memorial- Central Park. Sumber: dokumentasi pribadi
Seorang penggemar Lennon di depan John Lennon Memorial- Central Park. Sumber: dokumentasi pribadi
John Lennon sendiri sejatinya menggambarkan "Imagine" hanya sebagai cara untuk kampanye perdamaian. Sebuah lagu yang ditulis ketika sedang berlangsung Perang Vietnam. Lagu yang sesungguhnya untuk menentang keterlibatan AS di negara semenanjung Indochina itu.

Bertahun-tahun kemudian "Imagine" menjadi semacam lagu kebangsaan bagi berbagai gerakan anti-perang. Kematian Lennon hanya membuat lagu ini kian populer. Bahkan hari ketika "Imagine" pertama kali dirilis pun diperingati di seluruh dunia.

Pada tanggal 9 September 2020 lalu, misalnya, dalam rangka "Imagine 50th Anniversary", sepotong lirik lagu ini, yakni 'Imagine all the people living life in peace', diproyeksikan di berbagai gedung terkenal di dunia.

Mulai dari House of Parliament dan St. Paul's Cathedral di London sampai Times Square di New York. Lirik yang mengandung pesan perdamaian itu juga ditampilkan di Berlin, Tokyo dan tentunya di Liverpool, kota kelahiran John Lennon.

Sepotong lirik Imagine di House of Parliament-London. Sumber: UMG / www.udiscovermusic.com
Sepotong lirik Imagine di House of Parliament-London. Sumber: UMG / www.udiscovermusic.com
Di samping itu, sebagai penghargaan bagi sang legenda, banyak 'Memorial' telah dibangun untuknya. Selain John Lennon Memorial di Central Park- New York, terdapat patung Lennon di depan Cavern Club dan di salah satu sudut Hard Days Night Hotel di Liverpool. "A Hard Day's Night" juga adalah judul album dan salah satu hits dari the Beatles.

Di Praha dan Hong Kong, Anda juga bisa menemukan The Lennon Wall. Lalu ada patung John Lennon lainnya di Parque John Lennon, Havana-Cuba. Sementara di Islandia berdiri Imagine Peace Tower yang terletak di Pulau Videy, dekat ibu kota Reykjavik.

Patung Lennon di depan Cavern Club-Liverpool. Sumber: Getty / www.bbc.com
Patung Lennon di depan Cavern Club-Liverpool. Sumber: Getty / www.bbc.com
Kota Liverpool tidak ketinggalan memberikan penghargaan. Nama bandara utama di kota pelabuhan itu, yakni "Speke Airport" pun diganti menjadi "Liverpool John Lennon Airport" pada tahun 2001.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Music Selengkapnya
Lihat Music Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun