Mohon tunggu...
b
b Mohon Tunggu... Kompasianer

Terimakasih untuk teman2 yang sudah vote dan berkomentar di artikel saya

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Menanti Ridwan Kamil Disemprot Ruhut Sitompul dan Ferdinand, RK Sekadar Khilaf?

15 Oktober 2020   19:56 Diperbarui: 15 Oktober 2020   21:40 307 4 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menanti Ridwan Kamil Disemprot Ruhut Sitompul dan Ferdinand, RK Sekadar Khilaf?
Sumber gambar liputan6.com

Kalau benar Ridwan Kamil berjuang untuk rakyat menolak UU Cipta Kerja, ya harus berani mundur dari jabatan Gubernur. Jangan dua kaki, masih mau makan dari jabatan tapi gak mau melaksanakan kewajiban sebagai kepala daerah," Petinggi PKPI Teddy Gusnaidi.

Saya memaklumi kalau akan ada banyak orang, termasuk tokoh-tokoh, yang akan merasa kebablasan karena sudah memberi terlalu banyak komentar tentang undang-undang Cipta kerja.

Termasuk public figure seperti artis. Beberapa di antara mereka sudah memberi pendapat yang kebanyakan kontra dengan undang-undang Cipta kerja.

Padahal pengacara Kondang Indonesia Hotman Paris, justru berkata bahwa UU Cipta kerja akan menguntungkan para buruh. Dalam akun Instagramnya Hotman Paris menunjukkan bahwa dia tengah membaca draf UU Cipta kerja.

Banyak orang mengaku belum membaca draft UU Cipta kerja, Tapi anehnya dengan berani memberi komentar terlalu banyak tentang undang-undang tersebut. Saya di sini tidak sedang membela pemerintah.

Hanya saja jika ada orang awam memberi pendapat tentang undang-undang Lalu ada seorang Hotman Paris yang juga memberikan pendapatnya Siapa kira-kira yang kita percaya?

Jujur saya akan lebih percaya ucapan Hotman Paris. Tapi dalam hal ini tekanan publik juga mempunyai sisi positif, hal itu terlihat dari cacatnya proses pembuatan undang-undang ini.

Maka jika pengesahan UU Cipta kerja tanpa Gejolak juga itu tidak baik. Sebuah pekerjaan tanpa pressure pasti hasilnya tidak maksimal. Maka saya anggap tekanan publik terhadap undang-undang ini bagus untuk memperbaiki kekurangan dalam segi prosesnya.

Tapi janganlah demo sampai anarkis. Apalagi menyebarkan hoax saya pikir ini sudah lari dari tujuan mengkoreksi UU Cipta kerja.

Demikian juga dengan para tokoh yaitu kepala daerah. Seperti Ridwan Kamil misalnya yang menyurati Presiden Jokowi dan menolak UU Cipta kerja.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN