Mohon tunggu...
Okti Li
Okti Li Mohon Tunggu... Freelancer - Ibu rumah tangga suka menulis dan membaca.

"Pengejar mimpi yang tak pernah tidur!" Salah satu Kompasianer Backpacker... Keluarga Petualang, Mantan TKW, Indosuara, Citizen Journalist, Tukang icip kuliner, Blogger Reporter, Backpacker,

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Menggali Potensi Wisata Air Terjun Panas Alami Tanpa Bau Belerang di Cianjur Selatan

4 November 2022   06:08 Diperbarui: 4 November 2022   06:12 581
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Lokasi masih sederhana perlu perawatan untuk bisa jadi arena wisata. Dok. Pribadi 

Kabar adanya sumber air panas alami non belerang di Cianjur Selatan sedang hangat diperbincangkan. Apalagi beberapa orang yang pernah mandi dan berendam di sana mengaku merasakan banyak khasiat yang didapat. Seperti keluhan yang sebelumnya dialami menjadi berkurang dan mendekati kesembuhan.

Keberadaan lokasi wisata air terjun panas (Curug Cipanas) yang terletak di Desa Sukasirna Kecamatan Leles Kabupaten Cianjur pun makin meluas. Banyak masyarakat yang berkunjung ke sana. Mulai dari yang penasaran dengan air terjun yang airnya panas alami, sampai yang ingin berobat karena air panas dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti penyakit kulit dan sebagainya.

Sayangnya akses ke Curug Cipanas di Leles ini masih cukup sulit. Meski jalan roda dua dan empat sudah sampai dekat lokasi air terjun panas ini namun keadaan jalan dan fasilitas umum lainnya masih minim.

Padahal jika masyarakat setempat jeli atau pemerintah daerah berkeinginan memajukan perekonomian daerah dengan memanfaatkan adanya air terjun panas ini, tidak menutup kemungkinan lokasi ini jadi desa wisata yang banyak dikunjungi mengingat masih sangat sulit ditemukan air terjun yang airnya panas alami, tidak mengandung belerang sama sekali alias tidak berbau sebagaimana air panas di pegunungan lainnya.

Lokasi masih sederhana perlu perawatan untuk bisa jadi arena wisata. Dok. Pribadi 
Lokasi masih sederhana perlu perawatan untuk bisa jadi arena wisata. Dok. Pribadi 

Menciptakan sebuah desa yang memiliki kearifan lokal atau ciri khas desa wisata memang tidak mudah. Namun bukan berarti tidak mungkin. Ada beberapa langkah yang bisa diambil guna menyulap suatu daerah menjadi sebuah spot pariwisata seperti memperbaiki akses, infrastruktur dan fasilitas; menggandeng investor untuk permodalan; memilih duta wisata sebagai ajang promosi; memanfaatkan internet untuk terus menarik pengunjung dan menempa masyarakat sekitar menjadi sumber daya manusia yang kompeten dalam memasuki dunia digital teknologi.

Pekerjaan terbesar di Cianjur Selatan adalah memperbaiki akses, infrastruktur dan fasilitas. Jalan memang sering diperbaiki, apalagi jelang pemilu, namun tidak lama rusak kembali. Itu mencirikan jika kualitas pembangunan tidak sesuai standar. Akhirnya jalan mulus hanya sesaat. Sisanya hancur bikin masyarakat apalagi pendatang enggan menggunakan kalau tidak terpaksa dan tidak ada pilihan.

Perlu diperbaiki sarana akses dan infrastruktur sehingga bisa jadi desa wisata ramah berkendara. Dok. Pribadi
Perlu diperbaiki sarana akses dan infrastruktur sehingga bisa jadi desa wisata ramah berkendara. Dok. Pribadi

Tidak ada sektor pariwisata yang sukses tanpa ditunjang infrastruktur memadai. Diakui di Cianjur Selatan ini banyak lokasi wisata yang sangat unik dan menarik. Namun yaitu tadi karena masalah jalan rusak, akhirnya semua terbengkalai.

Tapi sebaliknya jika lokasi wisata sudah bagus akses dan infrastrukturnya, tidak menutup kemungkinan bakal menjadi desa wisata ramah berkendara sebagaimana digaungkan Adira Finance dalam program Festival Kreatif Lokal yang tahun ini sedang digelar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun