Mohon tunggu...
Teguh Nugraha
Teguh Nugraha Mohon Tunggu... Petani - Blog Pribadi

Sempatkan walau tak sempat

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Pelajaran Penting dari Thailand, Ketenangan adalah Segalanya

30 Desember 2021   18:22 Diperbarui: 30 Desember 2021   18:25 221
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Evan Dimas sedang dibayangi pemain Thailand ( https://twitter.com/PSSI )

Seluruh pendukung Tim Nasional Indonesia merasa terpukul atas kekalahan telak Evan Dimas dan kolega di partai Final Leg pertama Piala AFF Suzuki 2020 kemarin (29/12) malam.

Seluruh staff dan pemain pun menunjukkan raut muka kecewa lantaran gagal memenuhi ekspektasi dari masyarakat Indonesia. Timnas Garuda di berondong 4 gol tanpa balas oleh Tim Gajah Perang itu.

Timnas Indonesia dibuat tak berdaya oleh permainan apik yang ditampilkan Thailand. Chanathip Songkrasin dan kolega terlihat sangat enjoy memainkan sikulit bundar di laga itu.

Umpan-umpan pendek dan sesekali diselingi sprint para pemain Thailand membuat iri supporter Timnas Indonesia yang menonton kala itu.

Timnas Indonesia dibuat menunggu dan sesekali melakukan pressing. Ketika bola didapat pun para pemain Indonesia seperti ketakukan memegang bola sehingga lebih sering salah passing.

Timnas Indonesia sebenarnya bukan tanpa peluang. Tercatat ada 2 sampai 3 serangan yang berpotensi gol. 

Menjelang babak pertama misalnya, jika saja Alfeandra Dewangga yang berdiri tanpa kawalan bisa sedikit lebih tenang ketika mendapatkan umpan silang dari Witan Sulaiman, mungkin gol penyama kedudukan akan tercipta. 

Dewangga seperti tidak memiliki kepercayaan diri untuk menahan bola terlebih dahulu. Padahal pemain PSIS Semarang itu berdiri sangat bebas dan tinggal berhadapan dengan kiper Siwarak Tedsungnoen. Akibatnya bola sepakannya melambung jauh dari gawang Thailand.

Peluang lain tercipta dibabak kedua. Irfan Jaya yang menerima umpan terobosan Rachmat Irianto pun dengan terburu-buru melakukan shooting. 

Padahal jika saja lebih tenang, sebenarnya ada opsi untuk menahan bola terlebih dahulu atau memberikan umpan ke pemain lain yang berada diposisi lebih baik untuk mencetak gol.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun