Mohon tunggu...
Tanti Amelia
Tanti Amelia Mohon Tunggu... Ilustrator - ilustrator doodler dan blogger

ilustrator doodler dan blogger

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Mengantar Matahari Tidur di Jatiluhur

2 Oktober 2022   17:19 Diperbarui: 2 Oktober 2022   18:32 803
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Waduk jatiluhur nan eksotis (Dokpri)

  • Selain resort dan villa terapung, terdapat hotel legendaris , yaitu Hotel Pasanggrahan yang berdiri sejak tahun 1955 dan dulu menjadi tempat menginap para insinyur Perancis. Uniknya hotel ini memiliki arsitektur art deco dan terintegrasi dengan wisata alam di sekitarnya.

  • Menginap di hotel mahal? Tenang, kalian juga bisa berkemah di sekeliling waduk dengan menyewa dari pengelola setempat.

  • Selain di tempat kami masuk, ternyata ada tempat terbaik untuk melihat sunset, bernama Lake View Istora Air Jatiluhur yang berada di sekitar bendungan utama.

  • Terdapat sebuah cafe yang menyerupai geladak kapal laut sehingga pengunjung  bisa menikmati sejumlah makanan ringan sembari menikmati keindahan alam di Jatiluhur serasa di kapal Titanic! Untuk menuju ke sini, Kompasianer harus merogoh kocek Rp 20 ribu untuk satu orang, dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Seru ya!

  • Pengunjung dari luar kota yang ingin bermalam juga bisa menikmati penginapan dan bungalow di beberapa titik di lokasi tersebut. Sebut saja salah satunya, di kawasan Istora Jatiluhur.
  • Cara Menuju Waduk Jatiluhur

    Kawasan Jatiluhur terletak di Jatimekar. Jika Kompasianer berkunjung dari arah kota, seperti rombongan KOTEKA maka perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit, dengan jarak 11 KM. Sedangkan jika berangkat langsung dari arah Bekasi dan melewati Tol Purbaleunyi, keluar gerbang tol Jatiluhur memakan waktu sekitar 2 jam - dengan catatan tidak macet!

    Jika tidak memiliki kendaraan pribadi, bisa naik angkot 03 dari Purwakarta yang berwarna merah kuning, turun di Pasar Bunder dan lanjut naik angkot 011 berwarna merah hitam, nah itu langsung menuju ke Jatiluhur.

    Berapa HTM ke Waduk Jatiluhur?

    Harga tiket masuk yang diberlakukan relatif murah, yaitu  Rp 15 ribu per-orang (Senin-Jumat) dan Rp 20 ribu per-orang di hari Sabtu dan Minggu serta tanggal merah. 

    Untuk biaya parkir adalah sebesar 10.000 rupiah untuk kendaraan tipe I, seperti Jeep, Sedan, Pick-up, dan mini bus. Sedangkan untuk motor adalah 5 ribu rupiah dan bis atau truk membayar biaya parkir sebesar 20 .ribu rupiah.

    Jika ingin menikmati ragam wahana, Kompasianer perlu membayar lagi ya. 

    • Berkeliling waduk dengan menyewa jetsky sekitar  Rp 100 ribu rupiah. Atau boleh juga memakai kano, yaitu sebuah perahu kecil yang hanya muat satu orang dan dijalankan dengan cara didayung.

    • Kompasianer yang koceknya tebal, bisa mencoba naik kapal pesiar, yang akan mengantar kamu berkeliling danau. Kapal ini akan mengangkut minimal 30 orang dengan tarif Rp 350 ribu rupiah untuk satu putaran.

      HALAMAN :
      1. 1
      2. 2
      3. 3
      4. 4
      Mohon tunggu...

      Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
      Lihat Travel Story Selengkapnya
      Beri Komentar
      Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

      Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
    LAPORKAN KONTEN
    Alasan
    Laporkan Konten
    Laporkan Akun