Mohon tunggu...
#toleransieramediasosial
Inilah Pemenang Blog Competition Kementerian Agama
Kompasiana
Kompasiana
25 Oktober 2016 | 4 tahun lalu

Inilah Pemenang Blog Competition Kementerian Agama

Perkembangan dunia digital dalam beberapa tahun belakangan, memang tidak bisa dihindari turut mempengaruhi kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Hal i

Humaniora
227
3
6
Darta Ali Mubaraq
Darta Ali Mubaraq
15 September 2016 | 4 tahun lalu

Gunakanlah Media Sosial untuk Nilai Positif

Hai, sahabat kompasiana. Saya ucapkan terima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk mau sedikit fokus membaca tulisan saya. Saya adalah penulis pemul

Hiburan
73
3
6
Michael Sendow
Michael Sendow
15 September 2016 | 4 tahun lalu

Media Sosial, Membunuh Kerukunan Menghidupkan Pertikaian atau Sebaliknya?

Bertahun-tahun yang lalu, kita masih begitu nyaman tanpa terlibat apapun di media sosial. Kita belum mengenal Facebook. Kita tidak tau apa itu Twitter

Humaniora
165
12
1
Martino
Martino
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Refleksi Insiden Tolikara: Ketika Media Sosial Meredam Bara

Hari itu kumandang takbir gegap gempita seantero negeri. 17 Juli 2015, kala umat Islam khidmat merayakan hari raya Idul Fitri, kabar insiden Tolikara

Humaniora
141
12
1
Tips Agar Tidak Jadi “Kambing Congek” di Era Media Sosial
Arif Rahman
Arif Rahman
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Tips Agar Tidak Jadi “Kambing Congek” di Era Media Sosial

Hari raya kurban baru saja berlalu. Seharusnya di hari raya yang identik dengan pengorbanan ini hati kita semua kembali bersih dari berbagai hal negat

Humaniora
186
4
1
Ketika Media Sosial Membutuhkan Para Penyeru #BeritaBaik
Afrizal Zulkarnain
Afrizal Zulkarnain
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Ketika Media Sosial Membutuhkan Para Penyeru #BeritaBaik

Sarapan Pagi dan Berita Terkini: Ketika Kalori dan Informasi Menjadi Sama PentingnyaSiapa yang meragukan pentingnya asupan kalori sebelum memulai ruti

Humaniora
85
4
1
Tren Toleransi 3.0 dalam Beragama
Shulhan Rumaru
Shulhan Rumaru
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Tren Toleransi 3.0 dalam Beragama

Tren pemutakhiran internet hingga generasi ketiga sekarang ini, memberi dampak besar perubahan sosial, tak hanya menyoal keterhubungan antarmasyarakat

Humaniora
234
4
1
Irpanudin .
Irpanudin .
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Merawat Kerukunan Beragama di Era Media Sosial Dimulai dari Jari

“Cari tahu dengan jarimu”.  Siapa sangka jingle pendek iklan Yellow Pages yang dua windu lalu menghiasi televisi, hari ini terwujud sempurna. Dah

Humaniora
90
4
1
Jarimu Harimaumu
Irma Tri Handayani
Irma Tri Handayani
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Jarimu Harimaumu

Hati-hatilah menyebar berita dan cerita di media sosial. Sadarkah kamu bahwa apa yang kamu tulis atau bagikan akan berdampak luas untuk jutaan pembaca

Humaniora
179
2
1
Wajah Indonesia dalam Bingkai Millennials, Antara Konflik dan Perdamaian
Fawwaz Ibrahim
Fawwaz Ibrahim
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Wajah Indonesia dalam Bingkai Millennials, Antara Konflik dan Perdamaian

Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keberagaman etnis, adat, budaya, bahasa dan agama. Salah satu bukti kekayaan negara ini yaitu bahasa

Humaniora
121
4
1
Yuk, Ciptakan Perdamaian di Jagad Imajiner Komunikasi
Al-Hanaan
Al-Hanaan
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Yuk, Ciptakan Perdamaian di Jagad Imajiner Komunikasi

Tema blog: Pentingnya Merawat Kerukunan Beragama pada Era Media SosialKebosanan adalah kejahatan paling besar kedua di dunia. Menjadi membosankan adal

Humaniora
121
4
1
Wida Aya
Wida Aya
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Manfaatkan Media Sosial untuk Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Perkembangan tekonologi akhir-akhir ini cukup pesat, sehingga memudahkan masyarakat untuk berinteraksi di dunia maya. Sebagian besar masayarakat, kini

Humaniora
539
4
1
Menangkis Dampak Negatif Sosial Media dengan Postingan Positif
Siti Maesaroh
Siti Maesaroh
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Menangkis Dampak Negatif Sosial Media dengan Postingan Positif

Saya senang Kementerian Agama bersama Kompasiana mengadakan lomba menulis dengan tema kerukunan beragama ini. Jujur saya tipikal orang yang lebih suka

Humaniora
317
4
1
Tenunan Toleransi Beragama, Jangan Terkoyak
Maria G Soemitro
Maria G Soemitro
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Tenunan Toleransi Beragama, Jangan Terkoyak

Awal Ramadhan 2015, kabut duka menyelimuti Kampung Cireundeu. Bapak Kanda meninggal dunia. Jarum aktivitas berubah 180 derajat. Para petani membereska

Humaniora
187
8
3
4 Cara Ciptakan Kenyamanan Antar Umat di Media Sosial
Syarif Hidayatullah
Syarif Hidayatullah
14 September 2016 | 4 tahun lalu

4 Cara Ciptakan Kenyamanan Antar Umat di Media Sosial

“Puput sayang, saya tidak mau kayak erdogan. Saya mau menjadi diri saya sendiri. Kalo saya seorang warga biasa, dalil tidak boleh itu bisa dipahami. S

Humaniora
137
9
4
Media Sosial: FKUB Digital untuk Merawat Warisan Kekayaan Bangsa
Fifin Nurdiyana
Fifin Nurdiyana
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Media Sosial: FKUB Digital untuk Merawat Warisan Kekayaan Bangsa

Indonesia adalah negara yang multikultur dengan berbagai macam suku, agama, ras dan adat-istiadat. Dan ini merupakan kekayaan bangsa yang semestinya d

Humaniora
56
9
1
Herman Wahyudhi
Herman Wahyudhi
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Antara Digital Native, Medsos, dan Kerukunan Beragama

Sejarah Panjang Kerukunan BeragamaIndonesia punya sejarah panjang dalam hal kerukunan beragama.   Sudah menjadi karekter bangsa ini untuk hidup b

Humaniora
89
9
1
Merawat Kerukunan : Kita Tidak Kuat Kalau Sendiri
James P Pardede
James P Pardede
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Merawat Kerukunan : Kita Tidak Kuat Kalau Sendiri

KERUKUNAN antar umat beragama di beberapa daerah masih sangat terawat dengan baik. Saya masih ingat waktu masih Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Per

Humaniora
82
9
1
Toleransi Beragama di Era Maya, Cerminan untuk Kita Semua
Hendy Reynaldi
Hendy Reynaldi
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Toleransi Beragama di Era Maya, Cerminan untuk Kita Semua

     Dalam rangka memelihara kerukunan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, seringkali kita mendengar

Humaniora
22
9
1
Intoleransi itu Impor, Ayo Perkuat Budaya dan Kearifan Lokal
Giens
Giens
14 September 2016 | 4 tahun lalu

Intoleransi itu Impor, Ayo Perkuat Budaya dan Kearifan Lokal

Merujuk pada sejarah Majapahit dan Sriwijaya, dahulu kala ada dua agama dominan di Nusantara, Buddha dan Hindu saja. Kejawen dan kepercayaan lain mung

Humaniora
96
5
3